Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Timor Leste di laga ketiga perhelatan Sea Games 2023 grup A. Sejatinya, melawan Timor Leste bukanlah sebuah hal yang asing bagi skuat Garuda. Dan sejauh ini, Timnas Indonesia di segala level usia, masih terlalu superior bagi kekuatan negara yang terletak di gugusan kepulauan Sunda Kecil tersebut.
Namun demikian, menyepelekan kekuatan Timor Leste tentu bukan sebuah hal hal bijak, karena bagaimanapun mereka memiliki beragam kekuatan yang bisa saja membuat Timnas Indonesia terkapar jika lengah. Setidaknya ada tiga hal yang membuat anak asuh Indra Sjafrie tersebut harus tetap mewaspadai Timor Leste di perjumpaan keduanya besok, 7 Mei 2023.
1. Mental Bertanding Timor Leste Tengah Menanjak.
Alasan pertama mengapa Timnas Indonesia harus waspada dengan Timor Leste adalah kenyataan bahwa mental bertanding sang lawan kini tengah menanjak. Seperti yang kita ketahui bersama, di laga ketiga mereka melawan Filipina, Timor Leste berhasil menggebuk sang lawan dengan skor yang diluar perkiraan, yakni tiga gol tanpa balas. Sebuah hasil yang sebelumnya tak pernah dibayangkan oleh siapapun, mengingat Timor Leste secara sejarah, lebih sering menelan kekalahan dari sang lawan.
2. Timor Leste Diperkuat Pemain dengan Skill yang Baik.
Meski secara kolektif kekuatan Timor Leste tidaklah sementereng skuat Garuda, namun di tubuh Timor Leste sendiri bercokol nama-nama pamain yang memiliki skill individu yang cukup baik. Dari tiga laga yang telah mereka jalani, dua nama yakni Mouzinho yang mengenakan nomor punggung 10 dan John Firth dengan jersey nomor 6, seringkali memberikan ancaman kepada sektor pertahananan tim lawan. Sempat gagal membuahkan hasil di dua laga awal, Mouzinho dan Firth akhirnya berhasil membuktikan kapasitasnya di laga ketiga, saat Timor Leste berjumpa dengan Filipina.
3. Faktor Kenangan Antara Kedua Negara.
Terlepas dari rivalitas antara kedua negara di lapangan, faktor sejarah yang mengikat antara Timor Leste dan Indonesia seringkali menjadi bumbu penyedap dalam pertemuan keduanya. Timor Leste yang memiliki kenangan pahit dengan Indonesia, menjadikan hal tersebut sebagai tambahan motivasi bertanding, sehingga mereka seringkali memainkan sepak bola "penuh semangat" agar tak lagi dipermalukan oleh Indonesia.
Apapun itu, sudah sepatutnya Indonesia harus tetap waspada saat bertemu dengan Timor Leste. Karena bagaimanapun, sedikit kelengahan bisa saja akan mendapatkan hukuman yang pahit, sepertimana saat Timor Leste mempermak Filipina beberapa waktu lalu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
Artikel Terkait
-
Tuan Rumah Dipindah ke Argentina, Indonesia Tetap Ikut Piala Dunia U-23 2023 via Jalur Sountrack
-
Dalam BUMN Communications Week 2023, Erick Thohir Minta Perusahaan BUMN Terbuka pada Perkembangan Komunikasi
-
Buka BUMN Communications Week 2023, Erick Thohir Ajak BUMN Lebih Efektif dan Transparan dalam Berkomunikasi
-
SEA Games 2023 Sedang Bergulir, Indra Sjafri Belum Tentukan Komposisi Inti Timnas Indonesia U-22?
-
CEK FAKTA: Argentina Bantu Indonesia agar Timnas Kita Bisa Bermain di Piala Dunia U-20 2023?
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia