Pada gelaran Sea Games 2023 yang dilangsungkan di Kamboja tahun ini menampilkan beragam beladiri-beladiri khas negara Asia tenggara yang mungkin kurang begitu populer di telinga masyarakat, khususnya pada masyarakat Indonesia. Salah satu seni beladiri yang kembali dipertandingkan pada event Sea Games edisi kali ini adalah Vovinam. Beladiri yang dikenal cukup populer di negara Vietnam tersebut memang seringkali dipertandingkan di ajang Sea Games.
Berasal Dari Negara Vietnam
Seni beladiri Vovinam sejatinya memiliki beragam penyebutan nama. Beberapa kalangan di Vietnam yang merupakan tempat kelahiran beladiri ini menyebutnya dengan nama Viet Vo Dao. Adapula beberapa orang yang menyebut seni beladiri ini dengan nama Vo Viet Nam. Melansir dari buku Martial Arts of the World: An Encyclopedia, seni beladiri ini mulai muncul dan dikembangkan pada dekade 1930-an oleh Nguyen Loc. Beliau merupakan salah satu praktisi beladiri asal Vietnam sekaligus pencipta dari seni beladiri Vovinam yang cukup populer di kawasan Vietnam dan beberapa negara di Asia tenggara.
Seni beladiri Vovinam merupakan cabang beladiri yang dipraktikkan menggunakan maupun tanpa senjata. Beladiri ini menggabungkan beberapa teknik yang umumnya berada di beladiri lain seperti Wushu atau Kungfu untuk teknik pukulan, teknik tendangan berdasarkan pada beladiri Taekwondo dan bantingan yang didasarkan pada Judo atau Hapkido. Menurut sejarahnya, beladiri ini tercipta dari semangat rakyat Vietnam kala itu yang ingin melepaskan diri dari belenggu kolonialisasi Eropa, khususnya Prancis yang memang sejak lama menjadi penguasa di Vietnam. Seiring berkembangnya waktu, beladiri ini juga sempat menjadi ‘kekuatan’ politis ideologi di Vietnam, khususnya saat berlangsungnya perang Vietnam. Akan tetapi, saat ini seni beladiri Vietnam diklaim sudah bebas dari unsur-unsur politis dan murni berdiri sebagai seni beladiri.
Berkembang dan Populer di Beberapa Negara Barat
Meskipun kurang begitu populer di kawasan Asia, akan tetapi beladiri ini justru cukup dikenal di negara-negara barat. Seni beladiri ini dianggap sebagai salah satu media dalam memperkenalkan kebudayaan Vietanam di mata dunia. Beladiri ini selama pengenalannnya di periode 1980 hingga 2000-an mulai menarik minat masyarakat dunia. Pada akhirnya kini sekitar 60 sekolah beladiri Vovinam telah didirikan dan tersebar di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Russia, Kamboja, Denmark, Thailand, Prancis, Rumania, India dan beberapa negara lainnya.
Di negara-negara barat beladiri ini cukup digemari karena dianggap menjadi salah satu beladiri ‘self-defense’ yang cukup berguna untuk perlindungan diri dari tindak kejahatan. Bahkan, beladiri ini diklaim juga cukup mudah dipelajari oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda. Beladiri yang identik dengan seragam beladiri berwarna biru ini juga seringkali digunakan sebagai salah satu beladiri tambahan bagi pasukan ataupun unit-unit khusus di kepolisian di beberapa negara, khususnya di Amerika Serikat dan Russia. Dalam pertandingan beladiri Vovinam sendiri terbagi atas 2 kategori, yakni Combat yang terbagi antara kategori masing-masing berat badan dan gender, serta kategori artistik yang dibagi atas beberapa kategori teknik ataupun senjata yang dipergunakan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Luke Vickery Sudah Komunikasi dengan PSSI, Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
Artikel Terkait
-
3 Pelajaran untuk Timnas Indonesia U-22 Usai Menang Tipis atas Kamboja di SEA Games 2023
-
Hasil Drawing Piala Asia Qatar 2023, Indonesia Masuk Grup Keras, Ada Tim Piala Dunia dan Rival Abadi
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Vietnam di SEA Games: Garuda Muda Terakhir Menang 2011
-
Pelatih Vietnam Salahkan Rumput usai Gagal Hindari Timnas Indonesia U-22 di Semifinal SEA Games 2023
-
SEA GAMES 2023: Emas Beregu Putra di Persembahkan untuk Seluruh Masyarakat Indonesia dan Mendiang Syabda Perkasa Belawa
Hobi
-
Italjet Dragster 459 Twin, Motor Skutik Premium Bergaya Sport Italia
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
-
Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!
-
Gegara Persib Bandung, Indonesia Kini Berpeluang Punya 3 Wakil di Kompetisi Level Asia!
-
Komentar Pedro Acosta Usai Tes Buriram 2026: Ducati dan Aprilia Menakutkan!