Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu punggawa timnas Indonesia, yakni Sandy Walsh. Melansir dari akun Instagram @arsiptimnas, pemain keturunan Belanda-Indonesia ini dikabarkan telah sepakat untuk bergabung dengan tim raksasa di liga Thailand, yakni Buriram United untuk musim 2025/2026 setelah sebelumnya membela klub Jepang, Yokohama F. Marinos.
Mengutip dari akun X/Twitter @ballthaidotcom, pemain yang menjadi andalan timnas Indonesia di sektor bek kanan ini akan bergabung dengan tim berjulul “Lightning Castle” tersebut dengan status kuota pemain ASEAN. Seperti yang diketahui, liga Thailand adalah salah satu liga yang menerapkan kuota pemain ASEAN dalam kasta tertingginya.
“Buriram United telah resmi mendatangkan Sandy Walsh, bek kanan dari Yokohama F. Marinos. Pemain berdarah Indonesia ini masuk dalam daftar skuad Prajurit Kastil Petir untuk kompetisi BYD SEALION 6 LEAGUE 1 musim 2025/26.Sandy Walsh, yang berusia 30 tahun, baru bergabung dengan Yokohama F. Marinos pada awal tahun ini sebelum secara mengejutkan pindah ke Buriram United di Thailand dengan kuota ASEAN,” ujar akun Instagram @ballthaidotcom.
Bergabungnya Sandy Walsh dengan klub Buriram United ini memang cukup mengejutkan. Pasalnya, di pertengahan musim 2024/2025 lalu, Sandy Walsh masih tercatat sebagai rekrutan baru tim J-League atau liga Jepang, yakni Yokohama F. Marinos. Bahkan, dirinya dikontrak selama satu setengah tahun oleh tim yang berkompetisi di kasta tertinggi liga Jepang tersebut.
Akan tetapi, tak selalu menjadi pilihan utama di lini belakang klub Yokohama F. Marinos disinyalir menjadi alasan Sandy Walsh dirumorkan akan segera bergabung dengan klub Thailand, Buriram United untuk musim depan. Namun, belum diketahui berapa nilai kontrak dan durasi kontrak pemain yang pernah membela timnas Belanda U-18 tersebut.
Gabung Buriram United, Duet Full-back Timnas Indonesia Bisa Terjadi?
Bergabungnya Sandy Walsh ke klub Buriram United tentunya menjadi kejutan di tengah-tengah jeda bursa transfer pemain musim panas 2025/2026 ini. Hal ini dikarenakan tak ada rumor yang mengaitkan Sandy Walsh dengan tim juara Thai Super League tersebut sebelumnya.
Di sisi lain, kepindahan Sandy Walsh ke klub Thailand, Buriram United diprediksi akan membuat klub itu mampu memasang duet full-back berlabel timnas Indonesia di lini belakang. Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, sebelumnya, Buriram United sudah mendatangkan salah satu pemain timnas Indonesia lainnya, yakni Shayne Pattynama pada bulan Juli 2025 ini. Pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut didatangkan dari klub asal Belgia, yakni KAS Eupen setelah kontraknya berakhir.
Kala itu, kepindahan Shayne Pattynama disinyalir karena sang pemain gagal bersaing dengan klub KAS Eupen dan kerap kali duduk di bangku cadangan. Sadar dirinya jarang mendapatkan menit bermain dan peluangnya dipanggil oleh Patrick Kluivert ke timnas Indonesia kian kecil, dirinya kemudian memutuskan pindah ke klub Buriram United.
Kini, hal yang sama juga terjadi dengan Sandy Walsh saat tak terlalu terpakai di klub Jepang, Yokohama F. Marinos. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Sandy Walsh selama musim 2025/2026 bersama klub Yokohama F. Marinos hanya bermain sebanyak 8 kali dan beberapa laganya dimulai sebagai pemain pengganti.
Kondisi inilah yang membuat Sandy Walsh kemudian dirumorkan menerima pinangan klub Buriram United untuk musim 2025/2026 mendatang. Liga Thailand sendiri memang dikenal cukup bersahabat dengan beberapa pemain asal Indonesia sejak lama.
Di klub Buriram United, Sandy Walsh berpeluang duet dengan rekannya di timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama di lini pertahanan. Sandy Walsh kemungkinan besar akan bermain di sektor full-back kanan dan Shayne Pattynama akan mengisi sektor full-back kiri. Keduanya akan memainkan peran sebagai duo bek sayap kombinasi berlabel timnas Indonesia di klub Buriram United.
Baca Juga
-
Babak Belur di Kandang Sendiri: Akhir Perjalanan Tragis AS, Kanada, dan Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
-
Portugal Takluk dari Spanyol, Ramalan Kartun The Simpsons Gagal Total!
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!
Artikel Terkait
-
Miliano Jonathans Jujur: Saya Belum Akan Menentukan Pilihan
-
Pelatih Kevin Diks: Keberuntungan yang Buruk
-
Media Jerman Baru Sadar Kualitas Kevin Diks di Debut: Kenapa Borussia Moenchengladbach Mau...
-
Belum 1 Detik Sumpah WNI, Miliano Jonathans Sudah Bikin Rekor di Eropa
-
Debut Bersejarah Kevin Diks Bawa Petaka, Apa Bisa Ikut Ronde 4 Bela Timnas Indonesia?
Hobi
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Statistik Laga Prancis vs Maroko: Mbappe CS Harus Waspada Demi Semifinal
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Siapa yang Pantas Dapat Sepatu Emas?
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
Terkini
-
Stunting yang Dipelihara: Saat Mitos Gizi Lebih Dipercaya daripada Sains
-
Shangri-La Frontier Season 3 Resmi Tayang Januari 2027, Rilis Teaser PV Baru
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
-
Nothing to Lose: Kisah Ibu Berjuang Selamatkan Anak Pengidap Leukemia
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur