Kehadiran seorang Lionel Messi memang selalu mendatangkan kehebohan. Hal tersebut tentu saja tak berlebihan, mengingat statusnya sebagai salah satu bintang sepak bola terbaik di dunia saat ini. Maka tak mengherankan jika kemanapun mantan pemain Barcelona dan Paris Saint Germain tersebut berada, akan selalu menghadirkan beragam hal yang menarik untuk dibahas.
Termsuk dengan sejarah kedatangan pemain yang satu ini ke kawasan Asia Tenggara, terdapat fakta unik mengenai apa yang dilakukan oleh kapten Timnas Argentina di Piala Dunia 2022 lalu kepada empat negara yang pernah dikunjunginya tersebut. Ingin tahu keunikannya? Kita bahas bersama yuk!
1. Thailand.
Negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang didatangi oleh Lionel Messi adalah Thailand. Disadur dari laman nationthailand.com, La Pulga Atomica datang ke negeri Gajah Putih tersebut pada tahun 2013 lalu. Beruntungnya, Messi yang saat itu tengah naik ke jajaran pemain kelas dunia, turut bermain bersama Barcelona di laga uji coba.
2. Malaysia.
Setelah Thailand, negara kedua di kawasan Asia Tenggara yang dikunjungi oleh Lionel Messi adalah Malaysia. Bersama skuat Barcelona, Messi hadir ke Malaysia pada tahun 2013 lalu. Berbeda dengan di Thailand, sang mega bintang yang masuk list pemain, datang ke stadion namun tak mau bermain menghadapi Malaysia. Alasan buruknya rumput di lapangan pertandingan membuat Messi ogah untuk bermain meskipun dirinya berada di arena pertandingan.
3. Singapura.
Disadur dari laman straitstimes.com, Lionel Messi dijadwalkan untuk bertanding melawan Singapura pada bulan Juni 2013 lalu. Messi yang masuk dalam skuat Timnas Argentina, sejatinya datang ke Singapura bersama rombongan. Namun sayangnya, sang mega bintang tak mau masuk ke stadion, dan tentu saja tak memainkan pertandingan bersama dengan rekan-rekannya.
4. Indonesia.
Sejauh ini, ini adalah hal yang paling parah dilakukan oleh Lionel Messi. Meskipun namanya tercantum dalam list pada laga uji coba melawan Indonesia, namun dirinya tak ikut datang bersama dengan rombongan ke tanah air. Alhasil, dari empat negara Asia Tenggara yang pernah dikunjunginya, ini adalah perlakuan Messi yang paling tak mengenakkan. Faktor liburan menjadi alasan terkuat mengapa Messi pada akhirnya mengurungkan kedatangannya ke Indonesia.
Itulah empat perlakuan Lionel Messi terhadap empat negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Sejauh ini, Indonesia sih yang mendapatkan perlakuan paling parah. Namun, mau bagaimana lagi? Semua kan haknya Messi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Nongol di Bandara Soetta, Jadi Main Lawan Timnas Indonesia?
-
Mencoba Memahami Perasaan Sandy Walsh di FIFA Match Day Timnas Bulan Juni
-
Lionel Messi Ternyata Pilih Berlibur Daripada Main diIndonesia, Erick Thohir: Nyesel kan Dia
-
Kondisi Jakarta Disorot Jelang Timnas Indonesia vs Argentina, Dinilai Banyak Masalah dan Nyaris Tenggelam!
-
Media Argentina Soroti Prestasi Medioker Timnas Indonesia: Tak Pernah Capai Level Internasional
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
Terkini
-
The Bodyguard From Beijing: Film Jet Li yang Bikin Masa Kecil Kita Berdebar-debar
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis