Mimpi besar seorang Sandy Walsh untuk melakoni debut bersama dengan Timnas Indonesia di ajang FIFA match day bulan Juni 2023 ini kemungkinan besar akan mengalami kegagalan. Disadur dari laman suara.com, pemain belakang yang kini memperkuat KV Mechelen di kasta tertinggi Liga Belgia tersebut masih dibekap cedera dan belum bisa fit seratus persen di pertandingan melawan Argentina hari Senin, 19 Juni 2023 besok.
Sebelumnya, antusiasme sorang Sandy Walsh dalam membela Timnas Indonesia, juga harus musnah di match day pertama tanggal 14 Juni lalu. Sandy yang menjadi salah satu pemain paling awal bergabung bersama skuat Timnas Idnoensia untuk FIFA match day ini, harus menepi di laga kontra Palestina karena dibekap cedera kala menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Hal ini tentu saja menjadi sebuah pukulan tersendiri bagi pemain kelahiran Brussel, 14 Maret 1995 tersebut. Pasalnya, Sandy harus melakoni sebuah perjalanan panjang agar impiannya untuk bisa membela skuat Garuda menjadi sebuah kenyataan.
Kurang lebih tujuh tahun lamanya pemain seharga 2 juta Euro tersebut harus merasakan "cinta bertepuk sebelah tangan" dengan federasi. Meskipun berkali-kali menyatakan sangat ingin mengenakan jersey Garuda di Dada, namun pihak federasi yang lebih berfokus pada permasalahan internal membuat Sandy Walsh "dicuekin". Tak hanya satu atau dua tahun, namun hingga tujuh tahun lamanya!
Hingga akhirnya, cinta seorang Sandy Walsh kepada Timnas Indonesia bersambut. Ketika federasi dipimpin oleh Iwan Bule dan tongkat kepelatihan berada di tangan coach Shin Tae Yong, pelatih asal Korea Selatan tersebut memasukkan namanya sebagai salah satu pemain yang direkomendasikan untuk segera dinaturalisasi demi peningkatan kekuatan timnas Indonesia.
Namun sayangnya, ketika debut bersama dengan timnas yang diidamkannya sudah berada di depan mata, Sandy kembali harus menepi karena permasalahan cedera yang menerpanya. Sebuah hal yang tentu akan sangat menyakitkan hatinya. Mengingat pemain-pemain lain yang dinaturalisasi setelah dirinya, tak perlu menunggu waktu yang lama untuk bisa unjuk kebolehan bersama Timnas tanah leluhur mereka.
Segera pulih Sandy Walsh, pencinta sepak bola Indonesia sudah tak sabar untuk menyaksikan aksi terbaikmu bersama skuat Garuda!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Ternyata Pilih Berlibur Daripada Main diIndonesia, Erick Thohir: Nyesel kan Dia
-
Kondisi Jakarta Disorot Jelang Timnas Indonesia vs Argentina, Dinilai Banyak Masalah dan Nyaris Tenggelam!
-
Media Argentina Soroti Prestasi Medioker Timnas Indonesia: Tak Pernah Capai Level Internasional
-
Momen Peringkat 1 FIFA Argentina Latihan Jelang Lawan Peringkat 149 Indonesia, Nyantai tanpa Beban Yakin Menang
-
Tak Perlu Meriah, Sambutan Hangat PSSI Sudah Cukup Luluhkan Hati Argentina
Hobi
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
Terkini
-
Sinopsis Jangan Seperti Bapak, Film Aksi-Drama Zee Asadel yang Penuh Dendam
-
4 Sheet Mask Yuja, Berikan Efek Cerah dan Segar pada Kulit Kusam dan Lelah
-
Tayang Maret, Drama Korea Mad Concrete Dreams Rilis Cuplikan Pembacaan Naskah
-
Lee Dong Wook Digaet Bintangi Drama Romantis Dewasa Bertajuk Love Affair
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?