Pertandingan FIFA match day antara Timnas Indonesia melawan Argentina berakhir dengan kemenangan skuat La Albiceleste. Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, tim tamu yang diasuh oleh Lionel Scaloni itu berhasil menumbangkan tuan rumah dengan dua gol tanpa balas.
Gol pertama skuat Argentina dicetak oleh pemain Juventus Leandro Paredes pada menit ke-38 dan gol kedua pengganda keungggulan Argentina yang terjadi pada menit ke-55, dicetak melalui tandukan keras Cristian Romero.
Kalah dengan margin hanya dua gol saja dari tim berperingkat pertama dunia tentu membuat Indonesia tetap mendapatkan apresiasi tinggi. Terlebih, dalam pertandingan tersebut para pemain Indonesia berhasil tampil spartan, serta sempat membuat sang juara dunia edisi terakhir merasa frustrasi.
Salah satu pemain yang layak untuk mendapatkan sorotan tinggi tentu saja Ernando Ari Sutaryadi. Pemain asal Semarang yang berposisi sebagai kiper tersebut berhasil melakukan beberapa penyelamatan krusial dan menghindarkan Indonesia dari kekalahan yang lebih banyak.
Semenjak awal pertandingan, para pemain Argentina langsung meneror gawang Indonesia yang dikawal olehnya. Namun, keahliannya dalam melakukan penjagaan lawan dan pembacaan laju bola, membuat Indonesia hanya kebobolan dua gol saja hingga menit pertandingan berakhir.
Jika kita melihat pertandingan dengan seksama, penyelamatan-penyelamatan krusial dari Ernando memang kerap mewarnai 90 menit pertandingan. Penyelamatan pertama Ernando sudah langsung terjadi pada menit ke 10 ketika tendangan melambung dari Molina mengarah tepat ke gawangnya.
Menit ke 14, teror ke gawang Indonesia kembali berhasil digagalkan oleh Ernando Ari. Kali ini berasal dari pemain tengah Geovani Lo Celso yang merangsek dari sisi kanan permainan Indonesia. Dua menit berselang, Ernando kembali jatuh bangun dalam menyelamatkan gawangnya dari tembakan keras pemain Argentina dari dalam kotak penalti.
Selain aksi-aksi di atas, sederet penyelamatan krusial dari pemain yang mengantarkan Timnas U-22 Indonesia meraih medali emas Sea Games Kamboja 2023 tersebut juga mendatangkan decak kagum dari beragam kalangan. Termasuk ketika dirinya mampu menggagalkan peluang one on one Facundo Buonanotte pada menit ke 29, dan tembakan wonderkid Manchester United Alejandro Garnacho pada menit ke 85.
Mungkin jika penjaga gawangnya tak sesiap Ernando Ari Sutaryadi kala berlaga melawan Argentina, bisa saja Indonesia harus menelan kekalahan yang lebih banyak lagi ya! Jadi, pantas saja coach STY tetap memanggil kiper yang satu ini ke timnas senior dan menurunkannya di laga melawan Argentina.
Selalu berkembang Ernando!
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Sehari Pasca Laga Indonesia vs Argentina, Tagliafico Langsung Liburan ke Pulau Komodo
-
Sentil Shin Tae-yong, Bos Borneo FC Malah Dirujak Warganet: Pantas Pelatih di Klubnya Nggak Ada yang Awet
-
Kampung Halaman Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kepercayaan Shin Tae-yong, Ada Marc Klok Hingga Elkan Baggott
-
Elkan Baggott Sebut Andil Besar Pratama Arhan Saat Indonesia Hadapi Argentina, Hampir Bobol Emiliano Martinez
-
Jokowi Bagi-bagi Jus Saat Nonton Laga Timnas Indonesia Vs Argentina, Netizen: Botolnya jangan Dibuang Buat Kenang-kenangan
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik