Keputusan induk sepak bola dunia, FIFA yang menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 berpotensi untuk menciptakan sebuah rekor baru dalam persepakbolaan Indonesia khususnya, dan Asia Tenggara pada umumnya. Jika Indonesia berhasil menjadi penyelenggara turnamen tersebut pada akhir tahun ini, maka akan tercipta sebuah rekor, di mana Indonesia akan menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang telah bermain di semua level Piala Dunia FIFA.
Sejauh ini, FIFA menyelenggarakan Piala Dunia dalam tiga kategori usia, yakni Piala Dunia senior, Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia U-17. Uniknya, dari semua level tersebut, Indonesia merupakan satu-satunya tim Asean yang pernah berpartisipasi. Bagaimana sejarahnya? Kita ulas bersama yuk!
1. Piala Dunia Senior.
Seperti yang telah diketahui bersama, Timnas Indonesia dinobatkan oleh FIFA sebagai negara pertama dari benua Asia yang berpartisipasi di perhelatan Piala Dunia senior. Momen itu terjadi ketika tim Hindia Belanda ikut serta di Piala Dunia Prancis. Namun sayangnya, Indonesia yang mencatatkan debut pada turnamen, harus pulang cepat setelah dikandaskan oleh raksasa sepak bola dunia kala itu, Hungaria dengan skor telak enam gol tanpa balas. Dan sampai saat ini, belum ada negara lain di kawasan Asean yang mampu mengikuti jejak Indonesia di turnamen sepak bola terbesar sejagad ini.
2. Piala Dunia U-20.
Tak hanya di level senior, Timnas Indonesia juga tercatat telah bermain di Piala Dunia U-20 pada edisi 1979. Selain Indonesia, negara kawasan Asean yang pernah berpartisipasi pada perhelatan ini adalah Malaysia, Vietnam dan Myanmar. Jadi, hingga saat ini, baru terdapat empat negara saja di Asia Tenggara yang pernah mencicipi Piala Dunia di kelompok usia 20 tahun.
3. Piala Dunia U-17.
Keputusan induk sepak bola dunia, FIFA yang mempercayakan tuan rumah Piala Dunia U-17 kepada Indonesia membuka kans skuat Garuda untuk menjadi satu-satunya negara Asean yang merasakan tiga level Piala Dunia. Menurut catatan laman fifa.com, pada level ini baru Thailand saja negara dari Asia Tenggara yang pernah berpartisipasi. Momen manis tersebut terjadi pada edisi 1997 dan 1999. Dan kini, Indonesia memiliki kans besar untuk mengikuti jejak Thailand, sekaligus menjadi satu-satunya negara dari Asean yang mengikuti segala level Piala Dunia dengan lengkap.
Nah, jadi semakin bangga kan dengan skuat Timnas Indonesia?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Menyedihkan, Indonesia Batal Nyabet Gelar Juara AVC Challenge Cup 2023
-
Timnas Voli Putri Indonesia Tempati Posisi Kedua AVC Challenge Cup 2023 Usai Dikalahkan Vietnam
-
Podium Juara Taipei Open 2023: Malaysia Borong Dua Gelar, Indonesia Satu
-
Piala Dunia U-17 Akan Digelar di Indonesia, Persib Bakal Jadi Klub Musafir Lagi?
-
Pemain Argentina Terkejut dengan Kebiasaan Tim Indonesia Sebelum Tanding: Mereka Gila!
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk