Presiden federasi sepak bola Malaysia (FAM) Datuk Hamidin Mohd Amin kembali melontarkan komentar kontroversial. Belum hilang kekesalan sebagian pendukung Timnas Indonesia karena komentarnya yang berkaitan dengan kedatangan Timnas Argentina beberapa waktu lalu, kini pejabat tertinggi di persepakbolaan Malaysia itu kembali berulah.
Dalam sebuah unggahan dari akun TikTok sambelterasi052, Datuk Hamidin memberikan sebuah komentar yang kembali bernada merendahkan keberhasilan Indonesia dan PSSI di level persepakbolaan internasional. Seperti yang kita ketahui, beberapa waktu lalu FIFA secara resmi menunjuk Indonesia untuk menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia U-17.
Dan tampaknya, komentar miring dari Presiden FAM tersebut menyasar kesuksesan Indonesia yang kembali dipercaya oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah turnamen level dunia tersebut. Secara garis besar, presiden FAM memberikan sebuah pertanyaan yang bernada mencemooh.
Dalam pernyataannya yang dibalut dengan pertanyaan itu, Datuk Hamidin melontarkan sebuah kalimat retoris. "Apa hebatnya jadi tuan rumah World Cup U-17?" ucapnya.
Selanjutnya, Datuk Hamidin menyambung pertanyaan retoris tersebut dengan jawaban pribadinya. "Itu kompetisi anak-anak, peminatnya juga sedikit. Jadi itu hanya buang-buang anggaran saja,"
"Itu bukan level kita, Malaysia lebih menargetkan sebagai host Piala Dunia U-20. Kita juga harus apresiasi Indonesia dipilih FIFA sebagai host U-17," tukasnya.
Sejatinya pernyataan tersebut wajar-wajar saja jika dilontarkan oleh Datuk Hamidin. Namun yang menjadi permasalahan adalah, pernyataan tersebut terlontar hanya beberapa waktu saja setelah FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada akhir tahun ini.
Meskipun kalimat terakhirnya mengapresiasi apa yang dicapai oleh Indonesia, namun komentar tersebut masih terasa sekali muatan kekecewaan dari sang presiden karena kembali kalah start dari Indonesia.
Sebelumnya, Datuk Hamidin sendiri juga sempat membuat para pendukung Indonesia meradang. Pasalnya, jelang kedatangan Timnas Argentina ke Indonesia untuk agenda FIFA match day, dirinya memberikan komentar yang menyatakan bahwa kedatangan La Albiceleste ke Indonesia itu tak lebih dari upaya Argentina untuk menaikkan popularitasnya di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara.
Bahkan dalam komentar lainnya, Datuk Hamidin juga menyatakan bahwa sejatinya timnas Malaysia diajak untuk melakukan uji coba oleh timnas Brazil dan tim-tim kelas dunia lainnya, namun ditolak dengan alasan belum siap.
Dan kali ini, presiden FAM tersebut kembali berulah, dengan memberikan komentar yang terasa cukup kontroversial bagi para pencinta sepak bola di tanah air.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Orang Tua Striker Sao Paulo Ingin Anaknya Bela Timnas Indonesia, Penuhi Syarat Main di Piala Dunia U-17 2023?
-
Ditunjuk sebagai Host Piala Dunia U-17, PSSI Dapat Apresiasi dari KOI
-
PT LIB dan FIFA Belum Tentukan Stadion Venue Piala Dunia U-17: Diskusi Masih Berlanjut
-
Pemain Timnas Ditangkap Polisi Usai Diduga Perkosa Istri Orang di Hotel
-
Piala Dunia U-17: Menpora dan PSSI Bahas Rencana Penyelenggaraan
Hobi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Bocoran dari Wawancara Terbaru: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun?
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
NTT Belum Tenang: Jangan Biarkan Seremoni Mengalahkan Kemanusiaan
-
Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan