Babak-bakat pesepakbola Indonesia belakangan ini sepertinya terus mencuri perhatian para pengamat dunia. Setelah beberapa tahun terakhir dunia sepak bola internasional dihebohkan dengan bakat besar dalam diri seorang Marselino Ferdinan, beberapa waktu lalu muncul pujian dari pelatih asal Portugal, Abel Ferreira yang menyamakan Pratama Arhan dengan legenda Brazil Roberto Carlos.
Kini, sebuah pujian kembali dikeluarkan oleh akun Twitter @FTalentScout yang selama ini dikenal dengan ulasannya yang mengangkat bakat-bakat pesepakbola potensial dari seluruh penjuru dunia.
Dalam sebuah thread-nya, akun Twitter milik Jacek Kulig, seorang pemerhati sepak bola dunia asal Brussel tersebut menyatakan bahwa salah satu pemain Indonesia, yakni Ramadhan Sananta memiliki tipikal permainan yang mirip dengan Edinson Cavani.
Dalam unggahannya tersebut, akun @FTalentScout menyatakan bahwa pemain yang kini membela Persis Solo tersebut memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, finishing, insting, gerakan, dan postur tubuh. Lima faktor utama yang juga menjadi andalan dari seorang Cavani dalam sepanjang perjalanan karir sepak bolanya.
Selain itu, kesamaan posisi antara Sananta dan Cavani juga membuat akun Twitter satu ini tak segan menyamakan keduanya.
Berposisi sebagai penyerang, kedua pemain ini juga lebih bagus saat dimainkan sebagai complete forward, dan mampu menyelesaikan peluang sekecil apapun menjadi gol bagi timnya.
Namun sayangnya, dalam hal potensi, @FTalentScout ini memberikan rating yang cukup pelit namun realistis bagi seorang Sananta.
Dalam penilaiannya, Sananta memiliki potensi berkembang di angka 6/10, sebuah nilai yang sedikit lebih tinggi daripada rata-rata pemain yang berkarier di persepakbolaan Indonesia.
Dengan usia yang masih terbilang muda, yakni 20 tahun, kesempatan bagi seorang Ramadhan Sananta untuk berkembang tentu sangat besar.
Jika dirinya mampu memaksimalkan segala potensi yang dimiliki, dan mendapatkan bimbingan yang tepat, bukan tak mungkin pemain kelahiran Daik, Kepulauan Riau tersebut akan mampu melewati nilai potensialnya yang berada di angka 6.
Jika akun @FTalentScout saja berani menyatakan bahwa dirinya mirip dengan Edinson Cavani, bisa saja Sanantha memang memiliki kualitas untuk menjadi seperti Cavani.
Atau setidaknya, apa yang dituliskan oleh Jacek Kulig tersebut membuat Sanantha semakin termotivasi untuk mengembangkan kualitas sepak bolanya.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Terbukti Mematikan, Lemparan Maut Pratama Arhan Dilarang di Liga Inggris?
-
Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023
-
Ritual Lemparan Roket Ala Pratama Arhan Jadi Aksi Terlarang di Liga Inggris, Kenapa?
-
Legenda Sepak Bola Maluku Sani Tawainella Meninggal Dunia
-
Lemparan Jarak Jauh Pratama Arhan Bakal Dilarang di Liga Inggris, Ternyata Ini Penyebabnya
Hobi
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
Terkini
-
Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'