Nama seorang Erick Thohir belakangan ini kian menghangat di kalangan para praktisi sepak bola kawasan. Setelah beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan hangat di dalam negeri, negara-negara tetangga pun mulai berisik dalam mengomentari tingkah polah mantan presiden klub Serie A Italia Inter Milan di federasi.
Terbaru, media ternama Vietnam, bongda.vn menuliskan sebuah artikel yang penuh dengan puja-puji kepara Erick Thohir. Dalam tulisannya, bongda dengan berani menyatakan bahwa kinerja Erick Thohir belakangan ini sangat cekatan dalam menangani berbagai permasalahan yang ada di persepakbolaan Indonesia, dan mampu mengubah sepak bola Indonesia menjadi bertaraf internasional hanya dalam beberapa bulan saja.
Hal tersebut juga diamini oleh salah satu pengamat senior di persepakbolaan Vietnam, Nguyen Van Truong. Pengamat sepak bola kenamaan di Vietnam tersebut memberi pernyataan yang cukup menohok federasi sepak bola negerinya, VFF (Vietnam Football Federation).
Menurut Van Truong, kekuatan persepakbolaan Vietnam saat ini memang ditakuti di kawasan Asia Tenggara, namun di balik itu, dunia menertawakan berbagai fasilitas yang ada di sana, karena tak ada perubahan dari dulu.
Lebih lanjut lagi, Van Truong juga menyatakan bahwa dalam hal fasilitas saat ini, Vietnam sudah jauh tertinggal dari negara-negara tetangganya seperti Indonesia, Malaysia ataupun Thailand dan tak segan mengatakan bahwa infrastruktur yang ada saat ini tak lebih dari yang dimiliki oleh Timor Leste dan Laos.
Sebuah komentar yang tentu saja harus dijadikan sebagai sebuah refleksi bagi para pengurus VFF, karena negara-negara lain yang berada di kawasan Asia Tenggara, saat ini telah mulai menggeliat dan membenahi persepakbolaan mereka, termasuk Indonesia yang melaju dengan pesat.
Pengakuan kinerja Erick Thohir oleh media dan pengamat sepak bola negeri tetangga tentu menjadi salah satu bukti dari seriusnya PSSI saat ini dalam mengubah sistem di federasi mereka. Memang, semenjak terpilih sebagai ketua umum PSSI pada KLB pada bulan Februari 2023 lalu, Erick Thohir langsung membuat berbagai gebrakan di tubuh federasi.
Sebuah kinerja yang patut untuk diapresiasi, karena sejauh ini telah berhasil mendatangkan impact yang positif bagi persepakbolaan negeri ini. Jika negara lain saja mengakui kinerja Erick Thohir, mengapa kita sendiri sulit mengapresiasi?
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
-
Ketua PSSI, Erick Thohir Geram! Kabar Bohong Renovasi Jakarta Internasional Stadium 5 Triliun Timbulkan Perdebatan
-
CEK FAKTA: Pengkhianat Bangsa! Saddil Ramdani Pindah Kewarganegaraan dan Bela Timnas Malaysia
-
Bocor! Pemain Abroad Madrid Augusta Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-17
-
3 Negara Ini Bukan Tim Besar Tapi Cukup Bisa Bikin Sulit Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026, Percaya Nggak?
-
Pantau Calon Pemain Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Hadiri Penutupan GIC 3 2023
Hobi
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!