Setelah beberapa waktu melakukan pencarian lawan tanding yang sesuai, induk sepak bola Indonesia, PSSI akhirnya menemukan lawan yang dianggap sesuai untuk agenda FIFA match day Timnas Indonesia di bulan September 2023 mendatang. Disadur dari laman deli.suara.com (20/7/2023), anak asuh coach Shin Tae Yong tersebut direncanakan akan menghadapi salah satu tim dari Asia Tengah, Turkmenistan.
Jika berdasarkan rangking FIFA yang dimiliki saat ini, pemilihan Turkmenistan sebagai lawan tanding bagi skuat Garuda merupakan sebuah pilihan yang tepat. Pasalnya, timnas negara pecahan Uni Sovyet tersebut saat ini memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi daripada Indonesia, sehingga dapat menambah pundi-pundi poin bagi Indonesia jika minimal bisa menahan seri atau bahkan memenangi laga tersebut.
Berkaca dari laman fifa.com, timnas Turkmenistan saat ini berada di peringkat 138 dunia. Peringkat tersebut setidaknya berada 12 tangga berada di atas Indonesia yang saat ini menduduki posisi 150 dunia. Sementara di konfederasi AFC, Turkmenistan berada di posisi 26 tim terbaik Asia, sementara Indonesia berada di peringkat ke 28.
Meskipun unggul secara peringkat, namun jika kita melihat harga para pemain yang menghuni skuat Timnas Turkmenistan, mereka kalah jauh dengan harga yang dimiliki oleh para pemain Timnas Indonesia. Laman transfermarkt merilis, pada pemanggilan terakhir skuat yang diterjunkan di CAFA Nations Cup, harga total yang dimiliki oleh Timnas Turkmenistan berada di angka 1,88 juta Euro, sementara Timnas Indonesia memiliki harga total hingga 9,08 juta Euro.
Secara prestasi pun Turkmenistan tak sementereng tetangganya, Uzbekistan yang kerap kali menjadi juara di turnamen level regional ataupun Asia. Sejauh ini, capaian tertinggi dari Turkmenistan adalah lolos ke putaran final Piala Asia di edisi 2004 dan 2019 lalu, di mana pada kedua turnamen tersebut, mereka harus pulang lebih cepat karena terhenti di babak penyisihan grup saja.
Dengan kekuatan yang relatif seimbang, kans Indonesia untuk menjadi pemenang di laga FIFA match day bulan September 2023 nanti cukup besar. Terlebih lagi anak asuh coach Shin Tae Yong tersebut akan berlaga di kandang sendiri, sehingga dipastikan akan memiliki motivasi bertanding yang berlipat.
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Lawan Turkmenistan, Berapa Poin yang Didapatkan oleh Indonesia jika Menang?
-
Sejarah Pertemuan Timnas Indonesia vs Turkmenistan, Mana yang Lebih Unggul?
-
Timnas Indonesia Tunjuk Turkmenistan Sebagai Lawan di FIFA Matchday September 2023, Warga Malaysia Auto Nyindir
-
Kabar Bagus dari Bima, Dua Pemain Diaspora Grade A Siap Bela Timnas U-17?
-
Naik Kelas! Menilik Target Tinggi Timnas Indonesia di Tahun 2023
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!