Pada lanjutan pekan ke-10 BRI Liga 1 musim 2023/2024, PSS Sleman menjamu tim asal kota Surabaya, Persebaya Surabaya. Laga yang digelar pada Sabtu (26/08/2023) di Stadion Maguwoharjo, Sleman ini berlangsung cukup ketat dan keras antara kedua tim. Bahkan, dalam pertandingan kali ini wasit harus mengeluarkan total hingga 9 kartu kuning.
PSS Sleman sejatinya memulai laga di babak pertama dengan cukup baik. Skuad berjuluk “Elang Jawa” ini langsung mengambil inisiatif menguasai jalannya pertandingan. PSS yang menurunkan duet penyerang Ricky Cawor dan Hokky Caraka sempat beberapa kali mengancam lini pertahanan Persebaya yang dikawal oleh duo bek tengah Dusan Stevanovic dan Kadek Raditya. Namun, rapatnya lini pertahanan skuad berjuluk “Bajol Ijo” tersebut membuat babak pertama harus berakhir sama kuat 0-0.
Di babak kedua, Persebaya sedikit mencoba keluar dari tekanan tuan rumah, PSS Sleman. Serangan yang dibangun oleh duo winger Sho Yamamoto dan Bruno Moreira kerap kali melakukan tusukan ke lini pertahanan PSS Sleman. Namun, lini belakang PSS yang dikawal oleh Thales Lira dan Jihad Ayoub masih terlalu kokoh bagi para penyerang Persebaya. Bahkan, Persebaya hanya tercatat melepaskan 2 percobaan tembakan dengan 1 mengarah ke gawang. Hingga laga usai, skor 0-0 tetap bertahan hingga akhir laga.
Persebaya Perlu Membenahi Koordinasi Serangan Meskipun Sukses Curi Poin
Laga antara PSS Sleman vs Persebaya Surabaya berlangsung cukup ketat dan berjalan keras. Tercatat, pengadil lapangan yang dipimpin oleh Asep Yandis harus mengeluarkan hingga 9 kartu kuning, masing-masing 5 untuk PSS Sleman dan 4 untuk Persebaya Surabaya. Laga ini juga menggambarkan kedua tim bermain cukup keras sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.
Meskipun dengan hasil ini Persebaya Surabaya sukses membawa pulang 1 poin dari Maguwoharjo, akan tetapi permainan Persebaya dianggap terlalu monoton dan sulit untuk menembus pertahanan berlapis yang diterapkan oleh PSS Sleman pada laga tersebut. Pada laga kontra PSS, Persebaya juga tidak menurunkan striker andalannya, yakni Paulo Victor yang masih dibekap cedera. Persebaya menurunkan Ferdinan Sinaga sebagai ujung tombak yang kemudian digantikan oleh Wildan Ramdhani di menit ke-67.
Lini serang Persebaya memang dikenal masih belum terlalu tajam hingga pekan ke-10 musim ini. Dominasi gol yang mereka ciptakan justru berasal dari para gelandang dan wingernya. Tercatat, trio gelandang serang Sho Yamamoto, Song Ui-Yong dan Bruno Moreira telah menghasilkan 6 gol dari total 11 gol yang dihasilkan Persebaya hingga pekan ke-10 musim ini. Tentunya hal ini harus segera dibenahi apabila Persebaya masih ingin bersaing masuk ke 4 besar klasemen BRI Liga 1 musim ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Takluk dari Meksiko, Ekuador Gagal Ulang Sejarah Indah 20 Tahun Silam
-
Piala Dunia 2026: Lolos ke 16 Besar, Norwegia Ulang Sejarah 28 Tahun Silam
-
Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!
-
Piala Dunia 2026: Tembus Babak 16 Besar, Kanada Sukses Cetak Sejarah Baru!
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
Artikel Terkait
-
Tak Gentar Lawan Bali United, Barito Putera Janjikan Bermain Lepas
-
Bali United vs Barito Putera: Serdadu Tridatu Manfaatkan Jeda Panjang untuk Asah Teknik
-
5 Fakta Menarik Jelang Bali United vs Barito Putera di BRI Liga 1 Minggu Malam Ini
-
Hasil BRI Liga 1: Persib Bandung Hajar RANS Nusantara FC 2-1
-
Bali United Akan Lawan Barito Putra Dengan Bekal Kurang Enak
Hobi
-
Harry Kane CS Harus Waspada, RD Kongo Punya Ambisi Lolos Babak 16 Besar
-
Takluk dari Meksiko, Ekuador Gagal Ulang Sejarah Indah 20 Tahun Silam
-
Kisah Inspiratif Achraf Hakimi: Anak Pedagang yang Sukses di Sepak Bola
-
Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Lolos ke 16 Besar, Norwegia Ulang Sejarah 28 Tahun Silam
Terkini
-
Little Brother: Meniti Badai Ego dan Perjuangan Menemukan Kedamaian Bersama
-
Mengurai Surat Cinta Sinema yang Tersirat dalam Film Minions & Monsters
-
Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka
-
Anime The Bugle Call: Song of War Tayang 2027, Produksi Perdana CA Soa
-
Sekolah Berkualitas Dimulai dari Gaji Guru yang Layak