Kapten Timnas Kroasia, Luca Modric mengaku tidak bahagia dengan apa yang dialaminya saat ini. Terkhusus sejak Jude Bellingham resmi menjadi pemain Real Madrid.
Pelan-pelan posisi dari Luca Modric pun mulai tergantikan oleh mantan pemain Borussia Dortmund tersebut. Saat ini peraih Ballon D'or tahun 2018 tersebut pun mulai akrab dengan bangku cadangan. Yang hal tersebut belum pernah ia rasakan pada musim-musim yang telah lalu.
"Tidak ada yang merasa bahagia ketika tidak dimainkan. Tidak menjadi starter di dalam sebuah pertandingan adalah hal yang sangat aneh bagi saya. Tetapi ini adalah pilihan pelatih dalam menentukan pilihannya," curhat Luca Modric kepada wartawan dalam salah satu wawancara yang dikutip dari Daily Mail pada (10/9/2023)
Apa yang dirasakan oleh Luca Modric sebenarnya sangat bisa mengerti. Mengingat selama ini pemain bernomor punggung 10 tersebut telah menjadi bagian dari kesuksesan Real Madrid. Termasuk dalam hal ini menjadi bagian dari sejarah memenangkan Liga Champions Eropa selama 3 tahun berturut-turut.
Namun tetap saja faktor usia yang semakin menua terkadang membuat pemain bintang mulai tidak lagi masuk dalam skuad utama. Hak ini dikarenakan proses regenerasi harus dilakukan agar masa depan klub yang bersangkutan tetap cerah.
Untuk mensiasati ini semua, Carlo Ancelotti selaku juru taktik Real Madrid juga sudah mencoba mengubah formasi. Jika dulunya sering memakai formasi 4-3-3, namun sekarang juru taktik asal Italia tersebut lebih memilih untuk menerapkan formasi 4-3-1-2.
Sejatinya Luca Modric juga bisa bermain pada formasi baru tersebut, namun Carlo Ancelotti saat ini lebih senang memaksimalkan bakat para pemain muda yang mengisi lini tengah Real Madrid.
Khusus di musim ini, Modric hanya dimainkan selama 133 menit dari total 4 laga awal La Liga. Meskipun bermain setiap pertandingan, namun tetap saja bagunya itu bukanlah hal yang menyenangkan karena harus memulainya dari bangku cadangan.
Belum lagi jika ia mengingat keputusannya memperpanjang kontrak setahun lagi dan memilih bertahan bersama El Real. Padahal pemain berusia 38 tahun tersebut sebenarnya juga diminati oleh klub Arab Saudi.
Pada akhirnya keputusannya untuk tetap setia tidak membuatnya menjadi pilihan utama di lini tengah Real Madrid.
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Cuma Dapat Gaji Kecil di Sevilla, Ternyata Inilah Alasan Ramos Mau CLBK Bersama Sevilla
-
Ungguli Jude Bellingham dan Harry Kane, Bukayo Saka Pemain Terbaik Inggris 2022/2023
-
5 Mantan Pemain Real Madrid yang Bermain di La Liga pada Musim 2023/2024
-
Hasil Liga Spanyol: Real Madrid Bungkam Getafe, Jude Bellingham Cetak Gol Penentu
-
Hasil Real Madrid vs Getafe: Gol Telat Bellingham Bawa Los Blancos Comeback Dramatis, Menang 2-1!
Hobi
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
Terkini
-
Honkai: Star Rail Rilis Trailer Animasi Bersama MAPPA, Picu Spekulasi Anime
-
Membaca Pachinko: Metafora Keberuntungan dan Luka Sejarah yang Abadi
-
Selamat Datang di Era Satu Pekerjaan Saja Tidak Cukup untuk Bertahan Hidup
-
Tayang Paruh Kedua, Drakor Father's Home Cooking Resmi Rilis Jajaran Pemain
-
Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat