Prestasi demi prestasi yang ditorehkan oleh squad Garuda membuat perkembangan ranking FIFA Timnas Indonesia semakin melaju pesat. Hal tersebut tentunya semakin membuat peringkat Timnas Indonesia naik dan bukan tidak mungkin segera menyalip ranking timnas Malaysia.
Rupanya kemajuan Timnas Indonesia tersebut membuat pihak Malaysia ketar-ketir lantaran posisi timnas yang perlahan tetapi pasti itu semakin menyusul peringkat Timnas Malaysia yang berada di urutan 136.
Melansir dari kanal YouTube Garuda Timnas pada Senin (18/9/2023) kemenangan squad Garuda beberapa waktu lalu saat melawan Turkmenistan otomatis membuat ranking FIFA Timnas Indonesia menjadi naik dari yang sebelumnya berada di peringkat 150 dunia pada Juli lalu, kini di posisi 146.
Salah satu media Malaysia bahkan turut memberitakan kemajuan prestasi Squad Garuda tersebut. Media yang bernama Makan Bola itu menayangkan artikel laporan perkembangan ranking FIFA timnas Indonesia dengan judul "Indonesia Hampiri Kedudukan Malaysia" pada Senin (18/9/2023)
Dalam artikel tersebut dijelaskan kenaikan yang berhasil dicapai squad Garuda. Timnas berhasil menambah poin sebanyak +5.41 dan sejauh ini telah mengumpulkan sebanyak 1052.87 poin dari kemenangan melawan Turkmensistan kemarin.
Media Malaysia Soroti Perkembangan Timnas Indonesia
Dengan begitu saat ini Timnas Indonesia mengalami pembaharuan ranking FIFA secara real time dengan kenaikan sebanyak empat peringkat yaitu pada posisi 146.
Adanya perubahan ranking FIFA tersebut rupanya membuat Malaysia panik karena posisonya bakal terancam. Karena hanya dengan satu kemenangan kemarin saja timnas mampu mengubah posisi ranking yang sebelumnya.
Malaysia diketahui sudah mengikuti dua pertandingan di FIFA Match Day pada September ini. Malaysia yang melawan Suriah saat itu hanya mampu menyeimbangi lawannya itu dengan skor 2-2. Begitu pula saat melawan Cina hanya mampu bertahan di skor 1-1. Dengan begitu mereka tidak berhasil merubah ranking mereka yang sebelumnya masih di peringkat 136.
Selain membahas ranking Timnas Indonesia yang semakin naik, artikel Malaysia itu juga membahas perkembangan squad Garuda yang semakin pesat bahkan mulai menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim negara Asia Tenggara lainnya.
Saat ini Vietnam masih mengungguli peringkat tertinggi di Asia Tenggara yaitu posisi ke 94 dan disusul Thailand di posisi 112.
Semoga saja Timnas tidak sekadar mengungguli Malaysia di ranking FIFA, namun mampu mengalahkan Vietnam maupun Thailand. Semangat Garuda Indonesia!
Baca Juga
-
Terungkap! Motif Armor Toreador Lakukan KDRT ke Cut Intan Nabila, Polisi Dalami Kasus
-
Video Detik-detik Penangkapan Armor Toreador Usai Viral Lakukan KDRT pada Cut Intan Nabila
-
Armor Toreador Terlilit Utang Miliaran Rupiah, Alvin Faiz Jadi Korban
-
Kartika Putri Murka Disebut Hijrah karena Takut Ketahuan Prostitusi: Fitnahan Terkejam!
-
Selebgram Cut Intan Nabila Alami KDRT, Unggahan Sebelumnya Diduga Jadi Kode
Artikel Terkait
-
Gema Takbir Iringi Kemenangan Timnas Indonesia U-17: Garuda Muda Tekuk Korea 1-0
-
Hasil Babak I Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Mierza Firjatullah Nyaris Cetak Gol
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Susunan Pemain Korsel vs Timnas Indonesia U-17
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?