Nama gelandang muda berbakat milik Timnas Indonesia, Ivar Jenner belakangan ini berubah menjadi suatu komoditas hangat di dunia sepak bola dalam negeri.
Seperti yang diinformasikan oleh laman Suara.com, Ivar Jenner yang memilih berpisah dengan pihak klubnya, FC Utrecht, kini menjadi buruan klub-klub dari liga domestik.
Meskipun belum terkonfirmasi resmi, namun laman Suara.com mengabarkan bahwa setidaknya dua klub mapan di Liga Indonesia, yakni Dewa United dan Persija Jakarta
Namun, jika kita menyelami apa yang kini dimiliki oleh Ivar sebagai modal, setidaknya ada 3 hal yang seharusnya bisa membuat sang pemain tetap bertahan di pentas sepak bola Eropa.
Apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!
1. Usia Masih Muda
Hal pertama yang seharusnya membuat Ivar tetap memilih untuk berkarier di persepakbolaan Benua Eropa adalah karena usianya masih muda. Berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt.com, Ivar sendiri saat ini masih berada di umur 22 tahun, yang mana tentu saja jalan petualangannya masih terlampau panjang untuk dihabiskan di Indonesia Super League.
Dengan usia yang masih muda seperti itu, kesempatan untuk berkembang masih sangat besar sehingga akan sayang "eman" jika memilih untuk kembali ke liga sepak bola tanah leluhurnya.
2. Memiliki Ilmu Persepakbolaan yang Cukup Mumpuni
Menurut data dari laman transfermarkt.com, Ivar Jenner sendiri masuk di akademi FC Utrecht pada tahun 2016 lalu. Sehingga, ketika Ivar berpisah dengan klub terakhirnya tersebut, dirinya sudah menimba ilmu sepak bola di salah satu klub mapan Liga Belanda itu dalam rentangan waktu kurang lebih sepuluh tahun.
Belum lagi jika ditambahkan dengan ketika dirinya menimba ilmu sepak bola di Akademi Ajax Amsterdam, tentu proses belajar sepak bolanya jauh lebih lama lagi.
Dengan bekal ilmu sepak bola yang mumpuni seperti itu, tentu saja Ivar masih memiliki daya tawar tersendiri untuk mendapatkan klub di benua Eropa. Andaipun tak bisa mendapatkan klub di tier pertama, maka klub di tier kedua pun pasti banyak yang meminati jasanya.
3. Iklim Sepak Bola Indonesia Belum Tentu Cocok dengan Ivar Jenner
Sebagai seorang pesepak bola yang sedari kecil mengenyam ilmu persepakbolaan di Benua Eropa, tentunya hanya akan ada 2 hal jika Ivar memilih untuk hijrah ke Indonesia. Yang pertama adalah dengan skill khas Eropanya dia akan menjadi pemain yang OP, atau yang kedua akan tampil flop imbas gagal beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia.
Patut digarisbawahi, tidak semua pemain yang pernah berkarier di Eropa akan selalu menjadi bintang ketika berlabuh di Indonesia. Contoh terbarunya tentu saja dapat kita lihat dalam diri Rafael Struick, yang mana sedari kecil tumbuh di lingkungan yang sepak bolanya otentik Eropa, namun ketika memutuskan untuk bergabung ke Dewa United seolah kehilangan sentuhan-sentuhan magisnya.
Nah, jika sudah ada fakta-fakta begini, sebaiknya Ivar Jenner tetap memilih di Eropa atau pulang ke Tanah Air nih? Bagaimana menurut teman-teman Sobat Bola Yoursay?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
Sassuolo Sambut Hangat John Herdman yang Pantau Jay Idzes
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Striker Rosenberg Dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk Lawan China
-
Peta Persebaran Pemain Timnas Indonesia di Klub Lokal, Siapa Terbanyak?
Hobi
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
Terkini
-
Franchise Sgt. Frog Rilis Anime TV Baru Oktober 2026, Hadirkan Seiyu Baru
-
Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis
-
Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing
-
Bansos Bukan Barang Gratis: Ada Amanah yang Harus Dijaga
-
GPU dan Motherboard AMD Bakal Naik Harga, Apakah Ryzen Ikut Terdampak?