Matchday kedua fase penyisihan grup Asian Games Hangzhou 2022 cabang sepak bola telah usai. Negara-negara yang bertarung di matchday ini telah menuai buah dari perjuangan yang mereka lakukan.
Sayangnya, di matchday kedua ini Timnas Indonesia U-24 harus menelan kekalahan pahit dari China Taipei. Pun demikian juga dengan para wakil Asia Tenggara yang berjuang di grupnya masing-masing.
Setidaknya, matchday kedua Asian Games ini menunjukkan tiga kekompakan unik dari para wakil Asia Tenggara tersebut. Sudah tahu? Mari kita bahas bersama!
BACA JUGA: BRI Liga 1: Hadapi Barito Putra, PSIS Semarang Bertekad untuk Bangkit
1. Sama-sama Menelan Kekalahan dari Lawan-lawannya
Kekompakan pertama yang ditunjukkan oleh keempat negara Asia Tenggara yang berlaga di ajang Asian Games adalah, keempatnya menelan kekalahan. Jika Indonesia U-24 menelan kekalahan dari China Taipei, Myanmar harus menelan kekalahan dari tuan rumah Cina, Vietnam kalah dari Iran dan terakhir, Thailand kalah dari Korea Selatan.
2. Sama-sama Kebobolan Empat Gol
Kecuali Indonesia yang hanya menelan kekalahan satu gol, tiga negara lain yang berasal dari Asia Tenggara ternyata menorehkan kekalahan dengan skor yang identik. Myanmar di grup A harus kalah dengan skor 0-4 dari China, kemudian Vietnam kandas 0-4 dari Iran dan Pasukan Gajah Perang Muda Thailand dihempaskan oleh Korea Selatan, juga dengan skor empat gol tanpa balas.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-24 Siap Mati-Matian Lawan Korea Utara, Erick Thohir: Bola itu Bundar
3. Sama-sama Terlempar ke Peringkat Ketiga
Akibat harus menelan kekalahan di matchday kedua ajang Sea Games, keempat negara dari Asia Tenggara tersebut juga harus merasakan imbas lain. Baik Indonesia, Myanmar, Vietnam maupun Thailand, kini harus menempati posisi ketiga di grupnya masing-masing.
Myanmar yang berada di grup A, menempati posisi ketiga di bawah China dan India, sementara Vietnam yang menempati grup B, berada di posisi ketiga di bawah Iran dan Arab Saudi.
Sementara Thailand yang menghuni grup E, berada di peringkat ketiga grup di bawah Korea Selatan dan Bahrain. Pun demikian dengan Indonesia yang tergabung di grup F, harus rela turun peringkat ke posisi ketiga, di bawah Korea Utara dan China Taipei.
Jika di matchday kedua ini tim-tim Asia Tenggara kompak dalam meraih hasil minor, semoga saja di matchday berikutnya kompak dalam meraih hasil yang positif ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Begini Hitungan Timnas Indonesia Lolos ke 16 Besar Asian Games usai Dikalahkan Taiwan dan Korsel Kalahkan Kirgistan
-
Timnas Indonesia U-24 Siap Mati-Matian Lawan Korea Utara, Erick Thohir: Bola itu Bundar
-
Bobol Gawang Timnas Indonesia U-24, Ini Respons Pahlawan Kemenangan Chinese Taipei di Asian Games 2022
-
Statistik Mentereng Timnas Indonesia yang Sia-sia, Dominasi Total tapi Tetap Gagal Taklukkan Taiwan
-
Dibanding Wakil ASEAN Lainnya, Timnas U-24 Indonesia Kalah dengan Skor Paling Minim
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Siapa Wali Nikah Syifa Hadju? Ini Penjelasan dari Pihak Keluarga
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan