Sudah bukan menjadi sebuah rahasia jika seorang Sandy Walsh sudah sedari lama memimpikan untuk bisa membela Timnas Indonesia. Beruntungnya, setelah sekian lama menunggu, pemain yang kini mentas di Liga Belgia bersama KV Mechelen tersebut mendapatkan kesempatan di era kepelatihan Shin Tae Yong.
Maka, tak mengherankan jika Sandy Walsh rela posisinya digeser oleh sang pelatih, asalkan dirinya tetap bisa bermain dan membela panji-panji Merah Putih. Seperti yang diunggah oleh akun TikTok @mangkulangittt, Sandy menyatakan bahwa dirinya rela ditukar posisi, dengan syarat dirinya tetap bisa bermain di lapangan.
Dengan versatility yang cukup baik, sejatinya pertukaran posisi yang dialami oleh Sandy bukanlah sebuah hal yang berat. Pasalnya, jika kita menyadiur data yang ada di laman transfermarkt.com, pemain kelahiran Brussel, 14 Maret 1995 tersebut bisa menempati beberapa posisi sekaligus, selain posisi utamanya di sektor full-back kanan.
1. Bek Tengah.
Selain full back kanan, laman transfermarkt juga merilis bahwa Sandy dapat memainkan posisi di sektor jantung pertahanan. Hal ini tak lepas dari insting defensif cukup tinggi yang dimiliki oleh pemain berusia 28 tahun. Dari catatan transfermarkt, sepanjang karir profesional yang telah Sandy jalani, dirinya telah menempati posisi bek tengah ini sebanyak 15 kali dan membuahkan 2 assist.
Jika dimainkan di sektor jantung pertahanan, Sandy nantinya akan menjadi opsi tersendiri ketika Jordi Amat absen dan coach STY membutuhkan sosok pemain belakang bertipikal petarung di lini pertahanan timnya.
2. Sayap Kanan.
Masih dari laman transfermarkt, Sandy Walsh juga memiliki kemampuan untuk menempati posisi sayap kanan. Bermodalkan akselerasi dan umpan silang yang cukup akurat, Sandy bisa menempati posisi pelayan para penyerang ini di sisi sebelah kanan.
Meskipun tak sesering memerankan posisi bek tengah, namun transfermarkt mencatat bahwa Sandy telah bermain di posisi ini sebanyak 5 kali dan membuahkan satu assist.
3. Gelandang Bertahan.
Jangan salah, selain dua posisi di atas, Sandy juga fasih bermain di posisi gelandang bertahan. Sejauh ini, Sandy telah bermain sebanyak 15 kali di posisi gelandang bertahan dan kerap kali menjadi opsi saat lini tengah timnya mengalami krisis pemain.
Sejatinya, selain bek tengah, sayap kanan dan gelandang bertahan, Sandy Walsh juga memiliki kemampuan untuk bermain sebagai bek kiri maupun gelandang kiri. Sekarang, kita tinggal melihat, coach STY nantinya akan menempatkan pemain yang satu ini di posisi mana ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dean James Masuk Radar Ajax, Persaingan Bek Kiri Skuat Garuda Bakal Kian Berdarah-Darah!
-
John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!
-
Dikritik Meski Belum Bekerja di Timnas, PSSI dan John Herdman Sudah Berada di Jalur yang Benar?
-
John Herdman Cari Asisten Pelatih Lokal, Meski Layak, Sebaiknya Jangan Nova Arianto!
-
Usung Permainan Intensitas Tinggi, Kepelatihan John Herdman Jadi Akhir Era Pemain Uzur di Timnas?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Disebut Kapten Brunei Pakai Formasi 1-1-8, Ini Reaksi Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Bertekad Runtuhkan Pertahanan Brunei Darussalam, Timnas Indonesia Incar Banyak Gol di SUGBK
-
Pengakuan Jujur Mario Rivera, Brunei Darussalam Tidak Beruntung Jumpa Timnas Indonesia
-
Tahu Sepak Bola Indonesia, 1 Sosok di Tim Brunei Darussalam Ini Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
-
Bersejarah, Mengenang Momen Duel Shin Tae-yong vs Bima Sakti di Piala Asia 1996
Hobi
-
Cesar Meylan Punya Gelar Doktor: Bakal Bikin Performa Fisik Pemain Timnas Meningkat?
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Si Anak Hilang Berpeluang Comeback?
-
John Herdman Cari Asisten Pelatih Timnas, Nama Nova Arinto Justru Tak Masuk
-
Dilatih John Herdman, Filosofi Permainan Timnas Indonesia Bakal Berubah?
-
Menanti Debut John Herdman, Timnas Indonesia Bakal Kembali ke Masa Emas?