Rocky Melkiano Putiray, atau yang biasa dikenal sebagai Rochy Putiray, salah satu mantan pemain sepak bola Indonesia yang berada di posisi striker, memberikan pandangannya mengenai Shin Tae-yong. Hal ini ia ungkapkan dalam salah satu perbincangan yang diunggah oleh channel YouTube Tiento Indonesia.
Potongan video penjelasannya tentang sosok Shin Tae-yong ini pun diunggah ulang oleh akun TikTok @statusbola.idn beberapa waktu yang lalu.
Pada kesempatan tersebut, mantan pemain yang mengawali karier profesional di Arseto Solo tersebut mengungkapkan pandangannya tentang sosok pelatih Timnas Indonesia yang berasal dari Korea Selatan itu.
“Cuman di era Shin Tae-yong sama Luis Mila yang pada saat kita uji coba di luar negeri kita masih bisa menang. Uji coba di luar negeri kita masih bisa pada saat kebobolan kita masih bisa balas,” ujar Rochy Puiray dikutip Jumat (13/10/2023).
BACA JUGA: Bantai Brunei 6-0, Indonesia Sukses Jaga Rekor Pertemuan Kedua Tim
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan tentang pelatih Luis Mila pada momen Asia Game 2018 silam.
“Di Luis Mila pada saat Asian Games 2018, kita sudah ketinggalan, kita malah bikin menang duluan, sampai akhirnya kita kalah penalti, ya itu artinya mental-mental seperti itu yang sekarang gak punya. Itu proses yang di mana kita tidak sabar,” terangnya lebih lanjut.
Mantan pemain kelahiran 26 Juni 1970 ini juga mengatakan bahwa banyak orang dan wartawan yang berusaha mencari-cari kesalahan Shin Tae-yong.
“Saya tuh gak pernah ngikutin setiap pelatih dibilang tuh kayak kemaren awal awal Shin Tae-yong dengan latihan yang keras, banyak orang dan wartawan berpikiran latihan apa ini, tapi setelah liat hasil Shin Tae-yong yang makin hari makin bagus masih saja cari cari kesalahan. Ya artinya banyak hal yang kita bikin tuh koreksi tapi yang selalu koreksi yang menjatuhkan,” jelasnya kemudian.
BACA JUGA: Ditanya Apakah Indonesia akan Masuk Piala Dunia, Ini Jawaban Coach Justin
Pernyataan Rochy Putiray ini pun mendapat banyak tanggapan dan komentar dari para netizen serta warganet.
“Ketika para legend Rochi Putiray, Greg Nwokolo, Coach Justin semua bilang juara Sea Games kali ini merupakan ada proses dari STY,” ujar seorang netizen dengan nama akun @s***.
“Angkat topi buat bang legend satu ini Bung Rochy one of my favorite football player Indonesia (Bung Rochy adalah salah satu pemain sepak bola Indonesia favorit saya),” tulis netizen lainnya dengan nama akun @m*** a***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Cetak Brace ke Gawang Brunei, Ramadhan Sananta Dapat Kritik Keras dari Shin Tae-yong
-
Bantai Brunei 6-0, Indonesia Sukses Jaga Rekor Pertemuan Kedua Tim
-
Debut di Timnas Indonesia Senior, Hokky Caraka Dapat Wejangan dari Shin Tae-yong
-
Geser Neymar dan Rodrygo, Dimas Drajad Jadi Top Skor Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Borong Gol ke Gawang Brunei Darussalam, Dimas Drajad Merendah
Hobi
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
Terkini
-
Xiaomi Pad 8 Siap Meluncur di Pasar Global, Usung Chipset Kencang Snapdragon 8s Gen 4
-
4 Brightening Sleeping Mask Alcohol-Free untuk Kulit Cerah Tanpa Iritasi
-
Cara Mengaktifkan 2FA: Langkah Mudah Lindungi Akun Media Sosial dari Peretas
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing