Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain diaspora timnas Indonesia di benua Eropa, yakni Ragnar Oratmangoen. Melansir dari akun Instagram @pemainketurunan.id, winger keturunan Belanda-Indonesia tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi untuk berkarier di liga Indonesia dalam waktu dekat.
“Ragnar Oratmangoen dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan kariernya di Indonesia. Minimnya menit bermain bersama FCV Dender musim ini menjadi salah satu alasan utama sang pemain membuka peluang hengkang. Dengan sisa kontrak sekitar enam bulan, Ragnar disebut-sebut akan mencari klub baru pada bursa transfer musim dingin ini demi menjaga performa dan menit bermainnya,” tulis akun Instagram @pemainketurunan.id.
Opsi hengkangnya Ragnar Oratmangoen ke liga Indonesia memang sudah berhembus sejak akhir tahun lalu. Belum lagi mantan pemain klub Go Ahead Eagles ini memang tak mendapatkan menit bermain yang mumpuni dalam semusim terakhir bersama klub asal Belgia FCV Dender.
Melansir dari laman transfermarkt, di musim ini, Ragnar Oratmangoen baru bermain sebanyak 10 kali dan mencetak satu gol di seluruh kompetisi bersama FCV Dender.
Kerap diterpa cedera dalam beberapa musim terakhir membuat Ragnar Oratmangoen jarang mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih FCV Dender dalam semusim terakhir. Hal ini juga dikhawatirkan membuat performanya kian menurun dan bisa saja mempengaruhi penampilannya saat berseragam timnas Indonesia.
Lebih lanjut lagi, beberapa klub di kasta Super League dikabarkan sangat meminati Ragnar Oratmangoen. Namun, klub Persib Bandung merupakan tim yang paling terdepan dalam mendapatkan dirinya jikalau nanti kontraknya akan habis pada akhir musim 2025/2026 mendatang.
Perlu diingat, klub Persib Bandung juga telah mendatangkan beberapa punggawa diaspora timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Selain nama Thom Haye dan Eliano Reijnders, klub Persib Bandung juga telah mendatangkan Saddil Ramdani dan Dion Markx ke markas tim yang berjuluk “Maung Bandung” tersebut.
Namun, jikalau nantinya Ragnar Oratmangoen benar-benar pindah ke liga Indonesia, apakah hal ini berarti dirinya akan mengalami penurunan karier sepakbolanya?
Pindah ke Liga Indonesia, Para Pemain Diaspora Rawan Alami Penurunan Karier?
Salah satu faktor yang cukup dikhawatirkan oleh sebagian penggemar timnas Indonesia terkait kepindahan para pemain diaspora ke liga Indonesia tentunya adalah penurunan performa.
Hal ini tentunya cukup wajar mengingat kualitas liga Indonesia memang bukanlah yang terbaik di kawasan Asia. Bahkan, di kawasan Asia tenggara, liga Indonesia belum mencapai posisi puncak jika dibandingkan dengan liga-liga lainnya di kawasan.
Hal yang sama tentunya juga dikhawatirkan menimpa Ragnar Oratmangoen dan para pemain diaspora Indonesia yang memutuskan berkarier di liga Indonesia.
Tentunya perbedaan atmosfir antara kompetisi di liga-liga Eropa yang terkenal ketat masih memiliki jarak yang terbilang cukup jauh jika dibandingkan dengan liga Indonesia.
Namun, apakah hal tersebut mutlak terjadi? Tentu saja hal ini masih sebatas argumen semata. Faktanya, beberapa nama seperti Rizky Ridho dan Ernando Ari Sutaryadi adalah dua nama yang cukup sering menghiasi starting line-up timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Kedua nama tersebut merupakan pemain liga lokal yang paling stabil menembus skuad utama timnas Indonesia di tengah-tengah gempuran para pemain naturalisasi dan keturunan.
Akan tetapi, tentunya kita tak boleh lupa fakta jika liga Indonesia masih memiliki kekurangan dan masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan liga-liga papan atas di kawasan Asia maupun Eropa. Oleh karena itu, wajar kiranya jika stigma penurunan karier para pemain diaspora usai bermain di liga Indonesia masih akan tetap relevan hingga saat ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Cerita Miris Ayah Ragnar Oratmangoen, Jadi Pemain Amatir di Belanda Tanpa Kewarganegaraan
-
Ragnar Oratmangoen: Saya Ingin Bela Timnas Belanda
-
Eksodus Pemain Diaspora ke Liga Indonesia, Pengamat Ini Beri Kritik Tajam!
-
Bojan Hodak Soal Rumor Persib Rekrut Ragnar Oratmangoen: Sudah Selesai
-
Ragnar Oratmangoen Hopeless Sampai Mau ke Persib Bandung? Begini Kondisi Kontraknya di Eropa
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang
-
Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan
-
Ironi Ketidakadilan yang Dibiarkan Terjadi di Drama Pyramid Game