Permainan yang memikat dan progres yang pesat dari Timnas Indonesia di bawah naungan pelatih Shin Tae Yong kembali mendapatkan pengakuan dari nama besar dunia persepakbolaan Asia. Kali ini, legenda hidup Jepang, Keisuke Honda melontarkan sebuah pernyataan yang bernada memuji akan kualitas Pasukan Merah Putih.
Disadur dari informasi yang diunggah oleh akun TikTok vamosgaruda, penyerang kenamaan asal Negeri Matahari Terbit tersebut menyebutkan bahwa Timnas Indonesia saat ini tak bisa lagi dianggap remeh. Bahkan, mantan pemain AC Milan tersebut tanpa segan menyebutkan bahwa Timnas Indonesia saat ini memiliki kekuatan yang sangat berbahaya.
Dalam komentarnya, Keisuke Honda bahkan tak menyebut negara lain di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam ataupun Malaysia yang bakal menjadi kekuatan menyeramkan di Piala Asia mendatang.
"Indonesia menjadi negara Asia Tenggara yang berbahaya. Dari materi pemain, mereka sangat komplit. Akan sangat menarik saat mereka bertemu dengan Jepang di Piala Asia nanti," ungkap Keisuke Honda membeberkan pandangannya terkait kekuatan anak asuh Shin Tae Yong tersebut.
Memang tak salah jika Keisuke Honda melontarkan ucapan seperti itu. Pasalnya, Honda sendiri juga pernah berkecimpung di persepakbolaan Asia Tenggara.
Disadur dari laman transfermarkt, pria yang kini berusia 37 tahun tersebut pernah menangani Timnas Kamboja U-22, U-23 dan senior. Bersama dengan Kamboja, Honda pun telah beberapa kali merasakan ketatnya pertarungan melawan Timnas Indonesia di bawah asuhan coach Shin Tae Yong.
Uniknya, dari seluruh laga yang dijalaninya bersama sang anak asuh, semuanya berakhir dengan kekalahan. Maka tak mengherankan jika mantan pemain Vitesse itu mengatakan hal tersebut, serta menunggu momen pertarungan antara Pasukan Merah Putih melawan Samurai Biru.
Di putaran final Piala Asia 2023 yang bakal digelar pada bulan Januari 2024 mendatang, Timnas Indonesia sendiri memang tergabung satu grup dengan Jepang. Disadur dari laman the-afc.com, Jordi Amat dan kolega tergabung di grup D bersama dengan Jepang, Iraq dan sang tetangga Vietnam.
Tentu bukan hanya seorang Keisuke Honda saja yang bekal menantikan pertarungan antara Timnas Indonesia melawan Jepang, namun juga para pencinta Timnas Indonesia di seluruh penjuru tanah air.
Kira-kira, Timnas Indonesia bisa mengimbangi kekuatan Jepang atau tidak ya?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Piala Dunia U-17 2023: Bintang Ekuador Sesumbar Bisa Habisi Timnas Indonesia di Grup A
-
Tiru Strategi Timnas Indonesia, Thailand akan Naturalisasi Pemain Keturunan Swedia
-
Jordi Amat Bikin Media Malaysia Terkesima Gara-gara Skillnya, Timnas Indonesia Sungguh Beruntung
-
Segera Dinaturalisasi, Pemain Keturunan Maluku Kevin Diks Bikin Statistik Apik saat Lawan Man United di Liga Champions
-
Lagi, Legenda Hidup Timnas Indonesia Dukung Perpanjangan Kontrak bagi Shin Tae Yong
Hobi
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
-
Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
Terkini
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit