Pertengahan bulan November 2023 mendatang, Timnas Indonesia akan menjalani laga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua. Menurut jadwal yang telah dirilis, Anak-anak Garuda akan memainkan dua laga away melawan Iraq dan Filipina.
Setelah memainkan laga away melawan Iraq pada tanggal 16 November 2023, Timnas Indonesia akan langsung terbang ke Manila guna melawan tuan rumah Filipina pada tanggal 21 November 2023.
Bagi Indonesia, melawan Filipina tentu bukanlah sebuah hal yang asing. Pasalnya, kedua kesebelasan sudah seringkali bertemu, mengingat keduanya berasal dari kawasan yang sama, yakni Asia Tenggara dan tergabung di federasi sepak bola yang sama, yakni AFF.
Namun, berbeda dengan laga-laga sebelumnya, di laga kali ini Filipina mengeluarkan statemen optimis. Melawan Timnas Indonesia yang selama ini lebih superior atas mereka, kubu Filipina mengakui bahwa mereka tidak gentar.
Selain memiliki skuat yang cukup mumpuni belakangan ini, Filipina mengakui bahwa mereka cukup terbantu dengan adanya regulasi Liga 1 Indonesia yang mengharuskan setiap klub untuk memiliki pemain dari kawasan Asia Tenggara.
Sepertimana informasi yang diunggah oleh akun TikTok Timnas Garuda, salah satu pemain andalan Filipina, Carlos de Murga menyatakan bahwa The Azkals sangat terbantu dengan aturan tersebut.
Menurutnya, banyaknya pemain Filipina yang merumput di Indonesia membuat mereka mengetahui kelebihan dan kelemahan setiap pemain Indonesia yang akan mereka hadapi nanti.
BACA JUGA: Relatif Berimbang, Segini Perbandingan Harga Skuat Timnas Indonesia dan Iraq
"Saya dan beberapa pemain lain bermain di Liga 1 Indonesia, kamu tahu para pemain Timnas Indonesia," ungkap pemain Barito Putera tersebut.
"Jadi, kami bisa membantu memberikan laporan kami tentang pemain Indonesia, tapi tentu saja mereka (Timnas Indonesia) memiliki skuat yang kuat," imbuhnya.
Apa yang dilontarkan oleh Carlos de Murga itu tentu menjadi sebuah warning tersendiri bagi Timnas Indonesia. Dengan banyaknya pemain Filipina yang merumput bersama klub-klub Indonesia, tentu mereka fasih dengan gerak-gerik para pemain Merah Putih.
Hal itu sejatinya cukup membahayakan, mengingat kekuatan persepakbolaan Filipina dalam satu dekade belakangan ini meningkat cukup pesat. Filipina yang dulunya sering menjadi lumbung gol Timnas Indonesia, belakangan mulai bangkit dan mengimbangi permainan skuat Garuda.
Bahkan, disadur dari laman aseanfootball.org, pertemuan terakhir kedua kesebelasan di ajang Piala AFF lalu, hanya berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 Timnas Indonesia atas sang lawan.
Wah, harus semakin waspada nih, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender
-
Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled