Pada lanjutan laga di grup B ajang Piala Dunia U-17 2023, Spanyol sukses mengakhiri perlawanan wakil benua Afrika, Mali dengan skor tipis 1-0. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), Spanyol menjadi tim pertama yang lolos fase grup di Piala Dunia U-17 karena telah mengoleksi 6 poin dari 2 kemenangan di grup B sejauh ini.
Sejak babak pertama dimulai, Spanyol dan Mali yang sama-sama mengincar kemenangan tampil cukup hati-hati di babak pertama. Pelatih Spanyol, Jose Maria Lana menurunkan trio penyerang Marc Guiu, Pablo Lopez dan Daniel Yanez di lini serang guna membongkar lini pertahanan Mali yang dikenal cukup bermain rapi serta disiplin.
Beberapa kali striker Spanyol, Marc Guiu mengancam lini pertahana Mali sepanjang babak pertama. Penyerang asal klub Spanyol, FC Barcelona ini memang menjadi salah satu pemain andalan bagi Spanyol di ajang kali ini. Jelang babak pertama usai, Mali harus bermain dengan 10 orang usai striker mereka, Mamadou Doumbia harus mendapatkan kartu merah di menit ke-40. Namun, hingga babak pertama usai, skor 0-0 tetap bertahan.
Di babak kedua, Spanyol yang unggul jumlah pemain memanfaatkan keuntungan tersebut dengan terus menggempur pertahanan Mali. Alhasil, di menit ke-62, gelandang Spanyol, Juan Fernandez sukses menjebol gawang Mali yang dikawal oleh Bourama Kone dan membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Tertinggal 1 gol, Mali kemudian mulai bermain lebih menyerang. Namun, kalah jumlah pemain membuat serangan yang dilakukan oleh Sekou Kone dkk harus mentah ketika memasuki lini pertahanan Spanyol. Spanyol bukan tanpa peluang di babak kedua, beberapa kali pula tim asal benua biru tersebut mengancam pertahanan Mali. Namun, hingga laga usai, skor 1-0 tetap bertahan.
Spanyol Menjadi Tim Pertama yang Hampir Pasti Lolos Ke Babak 16 Besar
Melansir dari laman FIFA (fifa.com), kemenangan Spanyol atas Mali dengan skor 1-0 membuat tim tersebut menjadi kesebelasan pertama yang lolos ke babak 16 besar ajang Piala Dunia U-17 edisi kali ini. Hal ini dikarenakan 6 poin yang telah diperoleh oleh Spanyol hampir dipastikan akan sulit dikejar oleh Uzbekistan yang pada laga kedua kemarin sukses menaklukkan Kanada dengan skor telak, 3-0.
Di laga ketiga nanti, Spanyol hanya memerlukan hasil imbang kontra Uzbekistan untuk dapat mengunci 1 tiket di babak 16 besar. Di sisi lain, Uzbekistan tentunya harus wajib menang apabila ingin memperoleh 1 tiket ke babak selanjutnya. Hal ini dikarenakan baik Mali atau Uzbekistan di grup B sama-sama masih berpeluang lolos diposisi runner-up. Namun, kontestan lainnya, yakni Kanada juga masih berpeluang lolos apabila mampu mengalahkan Mali di laga terakhir nanti dan berharap Uzbekistan takluk dari Spanyol.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
Pilih Gabung ke Liga Indonesia, Cyrus Margono Bisa Segera Debut di Timnas?
-
Usai Cetak Sejarah, Hector Souto Kritik Standar Lapangan Futsal Indonesia
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
Artikel Terkait
-
Ditahan Imbang Panama, Bima Sakti Tetap Apresiasi Performa Anak Asuhnya
-
Hasil Seri Indonesia Lawan Panama Buat Persaingan Grup A Makin Sengit
-
Dua Winger Timnas Indonesia U-17 Bikin Pelatih Panama Kena Mental, Sampai Salah Atur Strategi
-
Timnas Indonesia U-17 Kembali Kejutkan Media Vietnam, Tahan Imbang Panama
-
Amar Brkic Kelelahan Meski Cuma Tampil 45 Menit, Bima Sakti Akui Gelandang Hoffenheim Butuh Waktu
Hobi
-
Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
Terkini
-
7 Cleansing Balm Korea Terbaik 2026 untuk Semua Jenis Kulit
-
Kasus Pelecehan Seksual Ramai, Leona Agustine Ungkap Trauma Serupa
-
Dua Nama, Dua Dunia: Menyelami Dinamika Remaja dalam Jingga dan Senja
-
Sinopsis Film This is Not a Test: Kiamat Zombie dan Survival di Tahun 2026
-
5 Rahasia Pola Asuh Gen Alpha: Mulai dari Kebiasaan Pagi