Timnas Indonesia senior akan menjajal kekuatan tim Singa Mesopotamia Irak di putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada pertemuan kali ini, Irak akan bertindak sebagai tuan rumah, dan menyiapkan Basra International Stadium sebagai venue pertandingan.
Para pertandingan kali ini, Timnas Irak tentu saja lebih diunggulkan untuk memetik poin penuh daripada sang tamu. Selain faktor kualitas dan dukungan penuh dari puluhan ribu suporter yang telah terkonfirmasi kehadirannya, sejarah serta statistik pertandingan pun jauh memihak pada tuan rumah.
Disadur dari laman 11v11.com, sejauh ini Timnas Indonesia dan Irak telah bersua sebanyak enam kali, di mana pada enam pertemuan tersebut Indonesia hanya pernah meraih satu hasil imbang. Lima pertandingan lainnya, selalu berakhir dengan kekalahan dari Singa Mesopotamia.
Sejarah mencatat, satu-satunya poin yang didapatkan oleh Indonesia dihasilkan pada tanggal 16 Maret 1973 di babak kualifikasi Piala Dunia.
Selebihnya, dalam lima laga lainnya, skuat Garuda selalu menelan kekalahan, termasuk di gelaran babak kualifikasi Piala Asia di tahun 2013 lalu.
Sebuah catatan yang memang bisa dikatakan buruk, karena dari enam pertandingan tersebut, skuat Garuda sama sekali belum pernah meraup kemenangan dari lawannya.
Namun, meskipun sejarah dan catatan statistik sangat memihak Irak dan menjadikannya jauh lebih superior daripada Timnas Indonesia, namun rasa gentar tak sedikitpun terlihat dalam diri para penggawa Garuda.
Para pemain Timnas Indonesia justru merasa tertantang dan penasaran dengan kekuatan Timnas Irak yang bakal mereka hadapi.
Elkan Baggott, Marc Klok, Asnawi Mangkualam Bahar bahkan secara tegas menyampaikan, mereka ingin adu skill dengan para pemain tuan rumah.
Tak hanya itu, dalam sebuah kesempatan wawancara, Asnawi juga memberikan pernyataan bahwa dirinya ingin fokus kepada taktik dan permainan yang diterapkan oleh coach Shin Tae Yong, alih-alih mengurusi para calon lawannya tersebut.
Wah, jadi semakin penasaran nih dengan permainan skuat Garuda. Pasti mereka akan menampilkan permainan yang pantang menyerah dan tak mengenal rasa takut! Sudah siap untuk mendukung Timnas Indonesia?
Tag
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Spanyol Bikin Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17 2023 Semakin Tipis
-
Jika Gagal Kalahkan Maroko, Begini Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-17 Lolos Peringkat 3 Terbaik
-
Hasil Piala Dunia U-17 2023: Sikat Kanada 5-1, Timnas Mali Lolos 16 Besar sebagai Runner-up Grup B
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Maroko: Arkhan Kaka dan Welber Jardim Kembali Jadi Tumpuan
-
Ragnar Oratmangoen Resmi Dinaturalisasi, Netizen: Si Paling Lokal Pride Makin Kepanasan
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?