Pengamat sepak bola sekaligus komentator Tommy Welly mengeluarkan statemen yang sangat aneh. Pasca mengetahui hasil pertandingan antara Timnas Indonesia senior melawan Irak di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua, pria yang akrab disapa dengan nama Bung Towel tersebut menuntut Shin Tae Yong (STY) untuk meminta maaf kepada publik sepak bola nasional.
Setidaknya terdapat dua alasan yang mendasari Bung Towel melontarkan tuntutan kepada Shin Tae Yong untuk segera meminta maaf. Yang pertama adalah karena pelatih asal Korea Selatan tersebut tak pernah meminta maaf kepada publik, dan yang kedua karena pernyataan sang pelatih menjelang laga melawan Irak lalu.
"Pertama Shin Tae Yong harus minta maaf. Karena sejauh ini nggak pernah saya denger Shin Tae Yong minta maaf kepada publik sepak bola Indonesia," ujar Bung Towel sepertimana disadur dari informasi yang diunggah oleh akun TikTok sugandi_2707.
Selanjutnya, pria berkacamata tersebut mengaitkan tuntutan permintaan maaf dengan komentar sang pelatih sebelum pertandingan melawan tuan rumah Irak.
"Ketika meredam berarti memang targetnya tidak mengatasi, tapi mencuri poin. Dia juga bilang Irak lebih tinggi ranking saja dari Indonesia, tapi di lapangan realitasnya berbeda," sambungnya.
Sepertinya jika kita pikir-pikir, permintaan yang dilontarkan oleh Bung Towel ini terkesan aneh, bahkan sangat aneh.
Dalam sejarah persepakbolaan dunia, mungkin bahkan tak ada pelatih yang memiliki kewajiban untuk menyampaikan ucapan permintaan maaf kepada para publik sepak bola setempat hanya karena komentar yang diberikan oleh sang pelatih jelang pertandingan berlangsung.
Bahkan, jika melihat perjalanan karir kepelatihan Shin Tae Yong selama menangani Timnas Indonesia, tak ada hal urgent yang mengharuskan mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut untuk meminta maaf kepada publik sepak bola tanah air. Terlebih, selama melatih, coach Shin juga tak pernah melakukan hal fatal dan merugikan Timnas Indonesia.
Jika hanya karena kekalahan telak atas Irak coach Shin harus meminta maaf, mungkin minta maaf terkait hasil, bukan minta maaf karena kinerja. Pasalnya, kinerja sang pelatih saat ini juga masih terbilang cukup bagus.
Mungkin saja Bung Towel sudah kekurangan bahan untuk menyerang coach Shin Tae Yong, sehingga menjadikan hal yang wajar menjadi sebuah jembatan untuk mempermalukan sang pelatih ya!
Baca Juga
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
Artikel Terkait
-
Timnas U-17 Gagal Lolos, Tamparan Keras bagi Fakhri Husaini yang Terlalu Percaya Diri
-
Pede! Filipina Yakin Bisa Gebuk Timnas Indonesia, Dua Kerugian Skuad Garuda Diungkap Pelatih
-
3 Pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Cocok Main di Liga Eropa
-
Penjelasan Lengkap Alasan Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala Dunia U-17 2023
-
Meksiko Punya Andil Singkirkan Timnas Indonesia U-17, Raul Chabrand Akui Kurang Puas
Hobi
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
Terkini
-
Menelusuri Absurditas dalam Jakarta Sebelum Pagi
-
Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat
-
Novel Tentang Kamu: Kisah Hidup yang Disusun dari Jejak yang Tercecer
-
WFA Pasca Lebaran: Cara Halus Negara Bilang "Santai Dikit Tapi Tetap Kerja"
-
Empat Eks Member ZEROBASEONE Dikabarkan Debut Ulang Mei, Ini Kata Agensi