Baru-baru ini, Timnas Indonesia senior meraih hasil yang kurang memuaskan di dua laga awal babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua. Dalam dua pertandingan tersebut, Indonesia harus menelan kekalahan 1-5 dari Irak di laga pertama, dan hanya mampu menahan imbang 1-1 saat bermain melawan Filipina.
Imbas dari hal tersebut, suara-suara tak puas terkait kinerja Shin Tae Yong pun mulai bermunculan. Tak hanya itu, seruan-seruan agar pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu meletakkan jabatannya pun mulai berdengung.
Menanggapi hal tersebut, legenda hidup Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas kembali angkat bicara. Pemain yang pernah membawa Persija Jakarta berjaya tersebut menyatakan bahwa memaksa Shin Tae Yong untuk berhenti dari kursi pelatih Timnas Indonesia saat ini sangatlah kurang tepat.
Bahkan tanpa ragu, pemain yang pernah mengenyam kerasnya Liga Malaysia itu berpendapa bahwa Timnas Indonesia saat ini berkembang cukup baik di bawah nakhoda mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.
"Perkembangan Timnas Indonesia cukup baik. Setelah absen cukup lama di Piala Asia, akhirnya kita lolos lagi," ujar pria yang akrab disapa Bepe tersebut sepertimana menyadur kanal YouTube Sport77 Official.
"Timnas ini prosesnya sudah benar. Makanya saya khawatir ketika mendengar ada suara-suara yang mengatakan bahwa 'diganti ajalah (STY),' jujur saya khawatir," sambungnya.
"Menurut pengalaman saya, mengganti pelatih bukan solusi tepat. Sebab, ketika saya membela Tim Nasional selama 13 tahun, kurang lebih ada 13 pelatih, jadi tak ada pola yang tepat," imbuh pemain yang memiliki caps 83 penampilan bersama Pasukan Merah Putih tersebut.
Dari apa yang dikatakan oleh sang legenda, tentu kita bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa gonta-ganti pelatih ketika sebuah tim tengah bermain buruk, bukanlah sebuah solusi yang tepat.
Terlebih, pria yang lahir pada 10 Juni 1980 tersebut telah mengalami sendiri, pergantian 13 pelatih selama 13 tahun karir manisnya bersama Timnas Indonesia. Lantas, apakah hal tersebut membuahkan hasil? Tentu saja tidak!
Selama 13 tahun dengan 13 kali pergantian pelatih yang dialami oleh Bambang Pamungkas, tercatat tak ada prestasi juara yang didapatkan oleh Bepe selama berseragam Merah Putih.
Jadi, jika saat ini muncul suara-suara untuk mengganti STY, ada baiknya tuh mereka mendengar apa yang disampaikan oleh Bambang Pamungkas ini!
Baca Juga
-
Ajax Amsterdam, Maarten Paes dan Pentingnya Federasi Menaturalisasi Pemain yang Sudah Matang
-
Jadi Lawan Tertangguh, Bulgaria Terikat Erat dengan Timnas Indonesia Berkat 3 Hal Ini
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Gegara John Herdman, Kans Marselino Ferdinan Balik ke Timnas Indonesia Kembali Menipis?
-
Salah Kaprah Sistem Pertandingan FIFA Series 2026, Bagaimana Format Sebenarnya?
Artikel Terkait
-
Firman Utina Singgung Naturalisasi dan Kualitas Pemain Lokal, Tapi Sejarah Buktikan Sebaliknya
-
Ivar Jenner Membaik, Lini Tengah Timnas Indonesia Siap Beradu Kreasi di Gelaran Piala Asia 2023
-
Bambang Pamungkas: 13 Tahun Bela Timnas Indonesia, Dilatih 11 Pelatih, Tak Ada Pola yang Tepat
-
4 Negara Asia Ini Gugur di Fase Grup saat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Termasuk Indonesia
-
2 Alasan Tristan Gooijer Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
Hobi
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
-
Tegas! Eks-Punggawa Jerman U-17 Tolak Pinangan Membela Timnas Indonesia
-
Polemik Transfer Maarten Paes: Dianggap Mahal untuk Seorang Kiper Pelapis!
Terkini
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial
-
Prilly Latuconsina Pasang 'Open to Work' di LinkedIn: Gimmick Marketing yang Nirempati?
-
Antrean Panjang Pohon Furufara