Daun mint merupakan salah satu tanaman hias sekaligus obat-obatan herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain sebagai tanaman obat-obatan, daun mint juga lumrah ditambahkan pada makanan atau minuman sebagai penambah citarasa atau pemberi sensasi segar. Daun mint umumnya dibudidayakan pada media tanam seperti pot atau bisa langsung ditanam di lahan yang telah disediakan.
Kamu tertarik untuk menanam daun mint? Daun mint juga bisa menjadi salah satu tanaman hias di rumah-rumah sekaligus dapat dimanfaatkan daunnya untuk obat maupun penyedap rasa. Melansir dari laman halodoc.com, tanaman yang kaya akan kandungan mineral seperti kalsium, fosfor dan beberepa vitamin ini ternyata cukup mudah untuk ditanam di rumah. Berikut 3 tips sederhana untuk merawat daun mint di rumah.
1. Tanaman Mint Cenderung Mudah Tumbuh Di Tanah Dengan Drainase Baik
Melansir dari artikel berjudul “How to Growing Mint”, daun mint cukup mudah timbuh di tanah yang memiliki sistem drainase yang cukup baik. Meskipun dikategorikan sebagai tanaman yang keras, tanaman ini cukup menyukai tanah dengan kelembaban yang terkontrol dan tidak terlalu kering.
Oleh karena itu, pastikan kamu minimal sehari 1-2 kali menyirami tanaman mint yang kamu tanam di rumah. Sesekali pula juga tambahkan pupuk alami atau pupuk organik guna menambah nutrisi di dalam media tanah.
2. Menyukai Tempat yang Lembab
Tanaman mint dikenal cukup menyukai tempat-tempat yang cukup lembab dan terlindung dari sinar matahari berlebih. Oleh karena itu, pastikan tanaman mint yang kamu tanam ditempatkan di area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Namun, sesekali tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari meskipun tidak terlalu banyak. Kamu juga bisa menyemprot tanaman mint yang kamu tanam tersebut agar menjaga tingkat kelembabannya.
3. Hindari Menanam Mint di Dekat Tanaman Lain
Tanaman mint sejatinya merupakan tanaman merambat yang bisa menginvasi tanaman lainnya. Oleh karena itu, pastikan kamu dalam satu pot atau satu lahan tidak menanam tanaman lainnya yang dapat diinvasi oleh mint yang kamu tanam.
Namun, hal ini pengecualian untuk jenis rerumputan karena bisa menjaga kelembaban tanah yang dibutuhkan oleh tanaman mint. Perlu diingat, tanaman ini bisa tumbuh dengan ketinggian sekitar 1 meter dalam waktu 1 tahun apabila mendapatkan perawatan yang cukup baik.
Nah, itulah beberapa tips sederhana untuk merawat daun mint di rumah secara mandiri. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Dengan Pembekalan dan Permodalan, Perekonomian Anggota ADK Dusun Tohpati Kini Makin Meningkat
-
8 Tanaman Hias yang Cocok untuk Interior Rumah Anda
-
Pengen Tahu Kenapa Pohon Palem Indoor selalu Ada di Sudut Bioskop? Berikut Penjelasannya
-
3 Cara Merawat Tanaman Hias di Dalam Ruangan, Cukupkah Hanya Diberi Nutrisi?
-
Tinggi Khasiat, Indonesia Berencana Jadikan Temulawak Setara Ginseng Korea Selatan
Hobi
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Terkini
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi
-
Pahlawan Ekonomi Kreatif: Tetap Cuan Meski Tanpa Kerja Kantoran
-
Quiet Quitting atau Self-Respect? Cara Gen Z Memandang Dunia Kerja Modern