Fuad Sule resmi diumumkan sebagai pemain asing ketujuh yang akan memperdalam kekuatan skuad Persis Solo. BRI Super League 2025/2026 menjadi babak baru bagi Laskar Sambernyawa yang telah susah payah bertahan di kasta tertinggi sepak bola tanah air.
Bergabungnya Fuad melengkapi daftar pemain asing yang sudah lebih dulu dikenalkan seperti Xandro Schenk, Jordy Tutuarima, Kodai Tanaka, Cleylton Santos, Adriano Castanheira, dan Sho Yamamoto.
Merujuk laman ileague.id, Fuad Sule sendiri bukan nama sembarangan. Sebelum datang ke Indonesia, pemain kelahiran 20 Januari 1997 ini memperkuat Glentoran FC di liga utama Irlandia Utara. Ia bahkan dipercaya sebagai kapten tim dan sukses membawa Glentoran menjuarai County Antrim Shield 2024/2025.
Kini untuk pertama kali dalam karier profesionalnya, Fuad memilih meninggalkan Britania Raya dan Irlandia untuk menjajal atmosfer sepak bola Asia.
“Saya memutuskan datang ke Indonesia utamanya karena ingin menjelajahi sepak bola dengan corak yang berbeda, menyelami ragam gaya hidup, dan memahami budaya yang baru,” kata pemain tersebut, Minggu (13/7/2025).
Bagi Fuad, bergabung dengan Persis Solo bukan sekadar petualangan baru, karena di dalamnya ada keputusan penuh perhitungan. Ia menilai Liga Indonesia sebagai kompetisi yang sangat kompetitif dan menantang.
“Ditambah lagi, Liga Indonesia itu sangat kompetitif, dan saya benar-benar ingin menjajal kemampuan dengan para pemain terbaik di Asia,” lanjutnya.
Fuad pun tidak menutupi bahwa kepindahannya membawa tantangan tersendiri. Dirinya sadar akan menghadapi sistem permainan, pelatih, hingga rekan satu tim yang baru. Namun hal ini justru menjadi alasan kuat di balik langkahnya.
Ia menyambung, "pindah ke liga baru itu penuh tantangan. Ada pemain baru, pelatih baru, dan sistem permainan tim lain yang berbeda. Tapi, ini justru yang saya cari untuk membangun relasi baru. Saya cukup cepat beradaptasi dengan lingkungan dan suasana baru. Memang tidak akan mudah, tapi saya janji akan memberikan segalanya."
Fuad Sule Bawa Kematangan Mental untuk Bersaing di Liga Indonesia
Pengalaman panjang Fuad Sule di sepak bola Eropa menjadi nilai lebih yang dibawa ke Persis Solo. Ia memulai karier profesionalnya di St Patrick’s Athletic tahun 2016 sebelum bermain untuk Bohemian FC dan Barnet FC.
Kemudian ia merumput di Larne FC dan membantu tim tersebut meraih dua gelar, yaitu NIFL Championship 2018/2019 dan NIFL Premiership 2022/2023.
Karakter kepemimpinan Fuad sudah terbentuk dari perjalanan panjangnya. Ia sempat dipercaya sebagai kapten tim di beberapa klub, termasuk Glentoran. Ini membuktikan bahwa ia tidak hanya mumpuni secara teknik, tetapi juga punya jiwa pemimpin.
Selain kualitas teknik dan pengalaman, sikap terbuka Fuad menjadi faktor penting. Ia datang dengan penuh semangat, membawa misi besar dan rasa hormat terhadap sepak bola Indonesia.
Dengan usia 27 tahun yang terbilang muda, Fuad berada pada masa emasnya sebagai pesepak bola profesional. Ia punya cukup pengalaman untuk tampil dewasa di lapangan, sekaligus punya tenaga untuk menjaga intensitas permainan.
Manajemen Persis pun optimistis, kehadiran Fuad akan menambah variasi dalam skema permainan. Terutama untuk sektor gelandang bertahan yang butuh pemain kuat dan taktis seperti dirinya.
Tak hanya soal teknik, Fuad juga membawa ambisi besar untuk berkontribusi dan mempersembahkan prestasi bagi Persis. Ia ingin keberadaannya tidak sekadar numpang lewat, tapi benar-benar membekas.
Fuad bersama pengalaman karier yang mentereng tentu diharapkan dapat memberikan perubahan dan kontribusi besar untuk Laskar Sambernyawa bisa bersaing dengan para kontestan BRI Super League 2025/2026.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Dewa United Tebar Ancaman Jelang BRI Super League 2025/2026
-
Persis Solo Kontrak Xandro Schenk, Bek Tangguh Jebolan Akademi Bergengsi
-
Tambah Lagi! Pemain Keturunan Maluku Pilih Berkarir di Liga Indonesia
-
Siapa Xandro Schenk? Tinggalkan FC Twente dan Mees Hilgers demi Gabung Persis Solo
-
Jordi Amat Punya Pengalaman Mentereng, OTW Jadi The Next Kapten Persija?
Hobi
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
Terkini
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"