Kabar kurang mengenakkan berhembus ke tubuh Timnas Indonesia senior. Jelang pemusatan latihan ke Turkiye untuk persiapan turnamen Piala Asia, Pasukan Merah Putih harus ditinggalkan oleh penjaga gawang andalannya, Ernando Ari Sutaryadi.
Menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok 2% pada 14 Desember 2023, pemain berusia 21 tahun tersebut terkonfirmasi mendapatkan cedera engkel. Kabar menepinya pemain Persebaya Surabaya tersebut tentu menjadi sebuah hal yang cukup mengkhawatirkan, mengingat performa sang pemain tengah menanjak ketika berseragam Timnas Indonesia belakangan ini.
Sejatinya, menepinya Ernando Ari akan menjadi sebuah hal yang tak perlu dirisaukan. Terlebih, jika melihat pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia beberapa waktu belakangan, coach Shin Tae Yong seringkali mencoba sektor penjaga gawang dengan memanggil para pemain yang tengah top perform.
Terbaru, menyadur laman transfermarkt.com (15/12/2023), selain Ernando Ari coach STY juga memanggil Nadeo Argawinata dan Muhammad Riyandi saat melakoni dua laga awal babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua.
Dalam dua pertandingan tersebut, pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu menurunkan dua penjaga gawang berbeda, yakni Nadeo Argawinata di laga melawan Irak dan Ernando Ari ketika berhadapan dengan Filipina.
Namun sayangnya, dari dua kiper yang diturunkan oleh coach Shin, Nadeo menampilkan performa yang sangat buruk saat berlaga kontra Irak. Coba saja bayangkan, selama 90 menit permainan, Nadeo tak mampu menciptakan penyelamatan yang berarti, sehingga Pasukan Merah Putih harus rela terbantai dengan skor 1-5.
Bahkan, laman lapangbola.com pada 17 Novemver 2023 merilis statistik yang mencengangkan, di mana Nadeo kebobolan lima kali dari empat kali usaha tembakan yang diluncurkan oleh para pemain Irak.
Ini akan menjadi preseden buruk bagi Timnas Indonesia jika Nadeo masih belum bisa mentas dari rundungan penampilan under performnya tersebut. Pasalnya, jika nantinya Ernando Ari benar-benar tak bisa diturunkan di Piala Asia, maka akan sangat besar kemungkinannya coach Shin akan memplot dirinya sebagai penjaga gawang utama.
Terlebih lagi, hingga saat ini pihak PSSI belum bisa mendapatkan penjaga gawang keturunan, sehingga mau tak mau Nadeo harus segera berbenah agar penampilannya nanti bisa membuat para pemain Timnas Indonesia di sektor lainnya merasa tenang.
Kira-kira Nadeo akan kembali mendapatkan kepercayaan pelatih Shin atau tidak ya jika Ernando benar-benar harus absen?
Baca Juga
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
Artikel Terkait
-
2 Fakta Perpindahan Asosiasi Justin Hubner yang Resmi Disahkan FIFA
-
Bukan Cuma Asnawi Mangkualam, Kecantikan Davina Karamoy juga Bikin Rafael Struick Kepincut
-
Detik-detik Shin Tae-yong Diserbu Bocah Sampai Emak-emak untuk Rebutan Foto
-
Belum Kapok Incar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2025, PSSI Kantongi Cara Jika Israel Ikut Serta
-
Ngaku Tidak Pacaran, Fuji Justru Senang Pakai Barang Mahal Pemberian Asnawi Mangkualam
Hobi
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Terkini
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja
-
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis, Tablet Hiburan Premium dengan 9 Speaker JBL
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
4 OOTD Edgy Streetwear ala Jihyo TWICE yang Siap Bikin Kamu Makin Pede!
-
Karakter Lotso dan Romantisme terhadap Sosok Pemimpin Otoriter