Perhelatan Piala Dunia U-17 di Indonesia secara resmi telah usai pada 2 Desember 2023 lalu. Namun jangan salah, impact dari penyelenggaraan kejuaraan sepak bola FIFA berlevel dunia kelompok umur tersebut ternyata masih saja ada hingga kini.
Para pemain yang sukses menunjukkan performa gemilangnya, kini mulai didekati oleh klub-klub mapan di persepakbolaan dunia.
Sebuah hal yang tentunya cukup wajar, mengingat gelaran Piala Dunia U-17 sendiri memang menjadi ajang pencarian bakat dari klub-klub yang memiliki kepentingan untuk menyusun skuat masa depan mereka.
Terbaru, bintang Timnas Argentina Claudio Echeverri kini tengah masuk dalam radar bidikan klub raksasa Eropa, Barcelona.
Menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok bolasepakw pada 17 Desember 2023, pemain bintang asal Argentina tersebut tengah didekati oleh sang Raksasa Catalonia yang tengah mempersiapkan mahar hingga 25 juta Euro atau setara dengan Rp425,9 miliar.
Sebuah harga yang cukup tinggi mengingat usia sang pemain yang belum genap beranjak ke usia 18 tahun.
Namun, jika melihat penampilan memikat pemain kelahiran 31 Desember 2004 itu, nilai yang ditawarkan oleh Barcelona tentu bukan sebuah nilai yang fantastis, mengingat sang pemain bisa saja menjadi aset yang sangat berharga di masa mendatang, apalagi jika dirinya bisa bermain dengan gemilang.
Meskipun bermain sebagai gelandang serang, sejatinya penampilan Echeverri di pentas Piala Dunia U-17 lalu benar-benar memikat para pemandu bakat.
Dengan gaya bermain menyerang yang dimilikinya, pemain bertinggi badan 171cm tersebut sukses membawa Argentina menembus babak empat besar turnamen.
Menyadur laman fifa.com (2/12/2023) pemain yang kini membela River Plate tersebut secara total mengoleksi lima gol di sepanjang turnamen, dan dinobatkan menjadi peraih Bronze Boot alias pemain pencetak gol terbanyak ketiga di turnamen dengan lesakan 5 gol serta 2 assist.
Tak hanya itu, meskipun baru berusia 17 tahun, namun Echeverri telah sukses menembus skuat utama klub sekelas River Plate.
Meskipun belum menjadi pilihan utama sang pelatih, namun pemain yang terlahir di Resistencia tersebut telah menorehkan empat penampilan bersama klubnya, dan menyumbangkan satu assist di Liga Profesional.
Kira-kira, klub luar negeri bakal ada yang melirik pemain dari Indonesia jebolan Piala Dunia U-17 kemarin atau tidak ya?
Baca Juga
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
Artikel Terkait
-
Prediksi Valencia vs Barcelona di Liga Spanyol: Preview, Head To Head, Skor dan Live Streaming
-
Bikin Assist Cantik, Pemain Timnas Indonesia U-17 Gacor di Sao Paulo
-
Jersey Lionel Messi pada Piala Dunia Qatar 2022 Terjual dengan Harga Fantastis
-
Xavi Ogah Pusing Barcelona Dibungkam Royal Antwerp, Yang Penting Juara Grup dan Lolos 16 Besar Liga Champions
-
Barcelona Dipecundangi Royal Antwerp, Xavi Hernandez Tak Ambil Pusing
Hobi
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
Terkini
-
Novel Resepsi: Bukan Sekadar Pesta, Tapi Cara Melepaskan Diri Masa Lalu
-
Perbedaan iPhone 17e vs iPhone 16e: Apa Saja Peningkatannya?
-
Menambal Luka Masa Kecil di Novel Biantama Karya Carissa Alda
-
Dari Orde Baru ke Reformasi: Kontroversi Barnas dalam Catatan Habibie
-
Diskusi Geopolitik, UPN Veteran Jakarta Gelar Program Adjunct Professor Bersama Akademisi Malaysia