Gelombang naturalisasi pemain yang dijalankan oleh induk sepak bola Indonesia kini mulai merambah pemain yang memiliki kualitas lebih baik. Setelah sebelumnya gerbong naturalisasi diisi oleh pemain-pemain muda yang masih dalam fase meniti karir di persepakbolaan benua Eropa, belakangan target naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI juga merambah pemain yang telah menjadi bagian utama dari klubnya.
Terbaru, pemain yang kini memperkuat Venezia di Liga Italia Serie B, Jay Idzes secara resmi telah berpindah kewarganegaraan dan eligible untuk memperkuat Pasukan Merah Putih di masa mendatang. Dan tak hanya sampai di sini, dalam beberapa waktu ke depan, salah satu pemain paling menawan di Liga Belanda, Thom Haye juga akan segera menyusul Jay Idzes untuk berpindah warga negara.
Kepindahan Thom Haye ke kubu Indonesia tentu sedikit banyak menjadi sebuah pukulan yang cukup menyakitkan bagi federasi sepak bola Belanda. Sekadar mengingatkan, setelah perpindahan Justin Hubner ke PSSI, pihak Belanda mewanti-wanti agar PSSI tak terlalu banyak dalam menargetkan pemain mereka untuk berpindah federasi.
Alih-alih langsung berhenti, pihak Indonesia justru semakin menggencarkan target naturalisasi pemain dan menyasar mereka yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang bersama klubnya, termasuk Thom Haye.
Thom Haye sendiri sejatinya bukanlah pemain kaleng-kaleng di Liga Belanda, dan menjadi salah satu aset dari federasi sepak bola Belanda. Pasalnya, pemain ini dalam beberapa waktu belakangan semakin menunjukkan kematangannya bersama SC Heerenveen.
Menyadur data dari akun TikTok garudanusantaraofficial pada 29 Desember 2023, Thom Haye sendiri saat ini tercatat telah bermain sebanyak 189 laga di Eredivisie, menciptakan 10 gol dan 17 assist. Tak cukup sampai di sana, tahun 2023 ini juga menjadi salah satu tahun yang sangat baik bagi pemain berusia 28 tahun tersebut.
Di tahun 2023, Thom Haye tercatat menduduki posisi 8 pemain yang sukses melakukan intersep terbanyak dengan 45 intersep, masuk 4 besar pemain yang sukses menciptakan peluang (66 peluang), serta masuk dalam tangga nomor 7 pemain yang sukses melepaskan umpan dengan 1.767 umpan terdistribusi.
Jika melihat tren Thom Haye yang semakin meningkat belakangan ini, maka akan sangat mungkin perpindahan pemain yang berposisi asli sebagai gelandang bertahan itu sedikit banyak akan membawa kerugian bagi Timnas Belanda.
Selamat datang Thom Haye!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
Artikel Terkait
-
Ammar Tsaqif Ternyata Adik Kandung, Azizah Salsha Berapa Bersaudara?
-
Gabung TC Timnas Indonesia, Rafael Struick dan Ivar Jenner Langsung Tancap Gas
-
Keseriusan Thom Haye Bukti Timnas Indonesia Punya Prospek Baik ke Depan
-
4 Senjata Jepang Gilas Lawan di Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Jauh-jauh TC ke Qatar, Wonderkid Persija Bongkar Fokus Latihan Timnas Indonesia U-20
Hobi
-
Gagal di GP Prancis, Pecco Bagnaia Tatap Seri Catalunya dengan Optimis
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
Terkini
-
Lebih Dekat dengan Sang Pencipta dalam Syahdu-nya Seni Merayu Tuhan
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Sinopsis The Honest Realtor, Film Komedi Dibintangi Tomohisa Yamashita
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?