Laga uji coba pertama antara Timnas Indonesia melawan Libya di Antalya Turkiye berakhir tak begitu baik bagi anak asuh Shin Tae Yong. Pada pertandingan yang dimainkan di Titanic Mardan Stadium tersebut, Pasukan Merah Putih harus rela dikalahkan oleh sang lawan dengan skor cukup telak, empat gol tanpa balas.
Menyadur laman lapangbola.com (2/1/2024), empat gol kemenangan Libya diciptakan oleh Ehmed Ekrawa di menit ke 26, Omar Al Khouja pada menit ke 58, Elgelaib pada menit ke 90+1 dan dilengkapi gol spektakuler oleh Alaa Al Qajdar pada menit ke 90+2.
Bagi seorang Justin Hubner, pertandingan tersebut menjadi sebuah momen yang cukup campur aduk. Pasalnya, pertandingan kontra Libya tersebut menjadi pertandingan debutnya bersama Timnas Indonesia senior, sementara di sisi lain, Hubner tak mampu menampilkan permainan terbaik yang dimilikinya.
Iya, sebuah momen yang tentunya sangat mungkin membuat Justin Hubner tak mampu memilah peristiwa tersebut dalam momen manis atau momen pahit. Di satu sisi, Hubner akhirnya bisa melakoni debut Timnas senior di pemanggilan perdananya ke skuat Timnas, dan di sisi lain dirinya berperan penting dalam dua kebobolan yang diderita oleh Timnas Indonesia.
Gol kedua Libya yang diciptakan oleh Al Khouja pada menit ke 58, berawal dari kesalahan umpan yang dilakukan oleh Hubner. Pun demikian dengan gol ketiga Libya yang diciptakan oleh Elgelaib pada menit ke 90+1, berawal dari umpan ceroboh yang dilakukan oleh pemain berusia 20 tahun itu saat bermain-main dengan bola di daerah pertahanan sendiri.
Memang sebuah hal yang cukup menyakitkan bagi seorang Justin Hubner ketika momen debutnya yang seharunya dihiasi dengan momen-momen manis, harus pula berhiaskan kepahitan karena dua kesalahan yang dia lakukan berujung fatal.
Namun tentu saja hal tersebut tak perlu untuk dibesar-besarkan untuk saat ini. Toh, Hubner sendiri baru bergabung dengan Pasukan Merah Putih di hari-hari terakhir jelang pertandingan kontra Libya dimainkan. Jadi, secara chemistry dirinya tentu saja belum sepenuhnya memiliki suatu kesepahaman permainan dengan rekan-rekannya yang lain.
Terlebih lagi, laga lawan Libya juga hanya laga uji coba, yang bahkan tak tercatat sebagai pertandingan grade A di kalender FIFA. Jadi, untuk saat ini tak usah terlalu emosi melihat permainan Justin Hubner bersama Timnas Indonesia ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
Artikel Terkait
-
Ditekuk Libya 0-4, Timnas Indonesia Perlu Perbaiki Chemistry
-
Kata Justin Hubner setelah Blunder bersama Timnas Indonesia, Sentil Sistem
-
Timnas Indonesia Dibantai Libya, Exco PSSI Singgung Shin Tae-yong yang Banyak Coba-coba
-
2 Alasan Timnas Indonesia akan Turunkan Kekuatan Terbaik di Laga Kedua Lawan Libya, Siap Balas Dendam
-
Coach Justin Sebut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Itu Medioker
Hobi
-
Asal-usul Viking Row, Selebrasi Timnas Norwegia yang Guncang Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Spanyol Singkirkan Portugal di Babak 16 Besar, Ronaldo Tak Kuasa Menangis
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Terkini
-
Terkaparnya Supergirl Jadi Bukti Superhero Nggak Kebal Kritik?
-
Review Film Deep Water: Sajikan Thriller Survival yang Penuh Ketegangan!
-
Mengucapkan Belasungkawa dengan Stiker WhatsApp, Etis atau Tidak?
-
Che Cupumanik Rilis Single 'Luka Kolektif' Bersamaan dengan Buku 'Luka Kolektif Manusia Digital'
-
Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos