Seiring dengan jeda internasional yang diterapkan FIFA, Liga Inggris pun mengakhiri edisi paruh musim 2023/2024. Menurut rencana, paruh musim kedua baru akan digelar pada 13 Januari 2024.
Mengakhiri paruh musim pertama ini, dua klub yang semula berpacu dalam rivalitas berada dalam kondisi berbeda. Liverpool yang semula berada pada posisi mengejar, kini duduk dengan kokoh di puncak klasemen Liga Inggris.
Sebaliknya, Arsenal yang semula kokoh menguasai puncak klasemen, justru terlempar ke posisi ke-4 klasemen Liga Inggris. Hasil buruk dalam 5 pertandingan terakhir menjadi penyebabnya, termasuk kekalahan dari Fulham 1-2 (31/12).
Sebenarnya yang layak khawatir dalam rivalitas ini adalah Liverpool. Langkah agresif mereka untuk merengkuh puncak klasemen sempat mengalami keraguan. Pasalnya, Mohamed Salah mendapat panggilan untuk memperkuat Mesir dalam Piala Afrika 2023.
Faktor kedua adalah kegagalan mereka memaksimalkan laga kandang. Saat menjamu Arsenal, sang rival di Anfield, Liverpool gagal menang. Arsenal mampu menahan imbang Liverpool tanpa gol.
Hal ini jelas merugikan Liverpool. Pasalnya, 2 poin jelas hilang dari tangan mereka. Sehingga saat itu, Arsenal tetap berjaya di puncak.
Situasi menjadi berubah pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Anak asuh Arteta pasca menahan imbang Liverpool di kandangnya, justru melempem. Mereka harus menerima kekalahan dari West Ham United dan Fulham.
Dengan kekalahan ini, maka potensi 6 poin pun hilang lenyap. Dalam 5 pertandingan terakhir, Arsenal hanya mengemas 1 kemenangan dan 1 hasil imbang, setara dengan 4 poin dari potensi 15 poin.
Situasi berkebalikan dialami oleh Liverpool. Dari 5 partai terakhir, Liverpool tidak satu pun menderita kekalahan. Anak asuh Kloop mengemas 3 kemenangan dan 2 hasil imbang.
Bekal ini membuat Liverpool nyaman berada di puncak dengan koleksi 45 poin dari 20 pertandingan. Rekor tersebut masih ditambah dengan hanya 1 kekalahan diderita dari 20 pertandingan yang dilakoni.
Posisi ini relatif aman. Sebab tidak ada ancaman klub yang akan mengkudeta posisinya. Penghuni peringkat kedua, Aston Villa berjarak 3 angka dari Liverpool. Manchester City yang masih memainkan 19 pertandingan pun andaikan menang hanya memperoleh poin 43.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
Artikel Terkait
-
Samai Rekor Rekor Ryan Giggs di Liga Inggris, Ini Harapan James Milner
-
Imbang Lawan West Ham United, Roberto De Zerbi Nilai Brighton Pantas Menang
-
Pape Matar Sarr Teken Kontrak Baru di Tottenham Hotspur hingga 2030
-
James Milner Selangkah Lagi Samai Rekor Legenda Manchester United di Liga Inggris, Apa Itu?
-
Raffi Ahmad Ditaksir Rogoh Kocek Rp1,3 Juta untuk Tiket Nonton Liverpool Bareng Rafathar
Hobi
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
-
Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner
-
Bangkit Lebih Kuat, Jorge Martin Tembus 5 Besar Usai Jalani Operasi
Terkini
-
Tayang Mei, Jun Ji Hyun dan Koo Kyo Hwan Bintangi Film Baru Berjudul Colony
-
Petualangan Putri Bulan: Fantasi Epik dalam Daughter of the Moon Goddess
-
Kicak dan Lorong Sempit Kauman Penjaga Memori Kuliner Mataram Islam
-
Tablet iPad Air (2026) Muncul di Geekbench, Performa Hampir Setara iPad Pro
-
Xiaomi Luncurkan Power Bank Super Tipis, Paling Serasi untuk iPhone 17 Pro