Pencoretan seorang Saddil Ramdani dari skuad akhir putaran final Piala Asia 2023 oleh STY masih menyisakan beragam tanya. Hal tersebut terbilang wajar karena secara performa, Saddil Ramdani dapat dikatakan sebagai salah satu pemain yang paling bersinar bersama Timnas Indonesia saat ini.
Terbaru, pemain yang kini merumput di Sabah FA tersebut menjadi penyelamat Timnas Indonesia dari kekalahan, melalui sebiji golnya ke gawang Filipina di pertandinga kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia beberapa waktu lalu.
Terbuangnya nama Saddil Ramdani dan masuknya kembali Adam Alis Setyano membuat pemerhati sekaligus pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan turut angkat suara.
Bung Ropan, pria yang kerap membeberkan informasi terbaru terkait Timnas Indonesia tersebut juga turut mempertanyakan keputusan dari STY yang meninggalkan Saddil Ramdani untuk turnamen ini, melalui kanal YouTube-nya, Kamis (11/1/2024).
Tak hanya itu, Bung Ropan juga bahkan mempertanyakan mengapa harus Saddil Ramdani yang dicoret, sementara di matanya masih terdapat pemain-pemain lain yang kualitasnya dibawah Saddil.
"Tapi, (pencoretan) Saddil, apakah tak ada nama lain?" tanya Bung Ropan terkait keputusan STY.
"Atau kalau disandingkan dengan Egy, misalnya?" tambah Bung Ropan.
"Saya (Bung Ropan), maaf ya, saya lebih memilih Saddil," pilih pria berkacamata tersebut.
Selanjutnya, Bung Ropan juga menyampaikan sisi positif dari Saddil saat bermain bersama Timnas Indonesia.
"Karena itu, dia selalu kalau (Timnas Indonesia) bermain dia selalu dimainkan. Lain halnya kalau Saddil ini hanya penghuni, pemanis di bangku cadangan, yang jarang dimainkan. Bolehlah (dicoret)," terang Bung Ropan panjang lebar.
Meskipun demikian, Bung Ropan juga menyadari bahwa wewenang tertinggi untuk menentukan serta membawa pemain ke putaran final adalah milik coach Shin Tae Yong karena dirinya adalah pelatih Timnas Indonesia dan paling mengerti apa yang dibutuhkan oleh tim di turnamen nanti.
Apa pun itu, sebagai barisan Pencinta Timnas Indonesia, kita berharap semoga saja nanti di Piala Asia 2023, Pasukan Merah Putih bisa berprestasi dan bisa melaju sejauh-jauhnya di gelaran.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
4 Pertandingan Fase Grup Piala Asia 2023 yang Diprediksi Bakal Sengit, Laga Timnas Indonesia Termasuk?
-
Kalahkan Lebanon 3-0, Qatar Buka Jalan Juarai Ajang Piala Asia 2023
-
Piala Asia 2023: Diberi Kepercayaan oleh STY, Pratama Arhan Ingin Berikan Hasil Terbaik
-
Jadwal Pertandingan Sepak Bola Hari Ini, Liga Inggris Hingga Piala Asia 2023
-
Utak-atik Formasi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Bertahan dari Gempuran Irak, Vietnam dan Jepang
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
-
Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi