Penampilan gemilang Justin Hubner bersama timnas Indonesia di Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar ternyata tidak hanya menarik perhatian media-media Indonesia saja. Melansir dari laman wolves.co.uk, klub tempat bermain bek berusia 20 tahun tersebut, yakni Wolverhampton Wanderers juga menyoroti performa yang ditunjukkan oleh pemain yang menjabat kaptem Wolves U-21 tersebut.
Penampilan gemilang Justin Hubner saat hadapi Vietnam pada Jumat (19/01/2024) kemarin disorot oleh Wolverhampton Wanderers dalam laporan medianya. Pihak Wolves memuji penampilan skuad muda Indonesia yang dianggap memberikan kejutan di ajang Piala Asia edisi kali ini.
“Indonesia punya tim termuda di kompetisi ini, di Piala Asia 2023 mereka sejak tahun 2007. Vietnam merupakan tim yang diunggulkan, tapi Hubner dan negaranya membuat kejutan. Dimanfaatkan di lini tengah hari pembukaan. Namun Hubner kembali ke peran yang lebih dikenalnya sebagai pemain bertahan dimulai dari sisi kiri dan tiga pemain belakang,” tulis media klub Wolverhampton Wanderers, dikutip dari laman wolves.co.uk.
Dalam laga tersebut, Justin Hubner memang diturunkan tidak diposisi aslinya oleh pelatih Shin Tae-yong. Pemain keturunan asal Belanda tersebut sejatinya berposisi sebagai bek tengah, namun oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut dirinya justru dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Kendati dianggap melakukan perjudian yang cukup besar. Terbukti taktik yang diterapkan oleh Shin Tae-yong dalam laga kontra Vietnam kemarin berbuah manis. Justin Hubner sukses membuat banyak peluang melalui umpan-umpan akuratnya dan bahkan gol semata wayang Indonesia yang dicetak oleh Asnawi Mangkualam merupakan hasil kejeniusannya memanfaatkan celah kosong di lini pertahanan Vietnam.
Wolves Sebut Indonesia Memiliki Peluang Lolos Ke Babak 16 Besar Piala Asia
Lebih lanjut lagi, Wolves menyebut timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke babak 16 besar melalui salah satu dari 4 tim peringkat 3 terbaik. Hingga Rabu (24/01/2024), timnas Indonesia masih berada di peringkat ke-4 dari 4 tim yang berhak lolos ke babak 16 besar melalui jalur peringkat ke-3 terbai. Skuad garuda hanya perlu bermain imbang dengan Jepang di laga terakhir dan melihat laga antara Jordan vs. Bahrain di grup E dan Oman vs. Kyrgistan di grup F.
“Penampilan penuh determinasi dari para pemain Indonesia terbayar ketika kapten Asnawi Mangkualam mencetak gol dari titik penalti yang menjadi penentu kemenangan. Tiga poin tersebut membuat Indonesia berpeluang untuk lolos. Tiga poin tersebt membuat Indonesia bepeluang lolos, mungkin sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik,” tulis laporan klub Wolverhampton Wanderers.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
Artikel Terkait
-
Piala Asia 2023: Pemain Asal Jepang Malah Dukung Yakob Sayuri Bobol Gawang Samurai Biru
-
Piala Asia 2023: Eksplorasi 2 Kelemahan Jepang, Timnas Indonesia Bisa Menang!
-
Menanti Adu Taktik Shin Tae-yong vs Hajime Moriyasu di Jepang vs Indonesia, Keduanya Punya Kesamaan
-
4 Fakta Menarik Jepang vs Timnas Indonesia: Perjumpaan Perdana di Piala Asia
-
Piala Asia 2023: 3 Kelemahan Jepang yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia
Hobi
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
Terkini
-
Bungo Stray Dogs Wan! 2 Tayang Juli 2026, Deretan Karakter Baru Hadir
-
Teka-Teki Kepergian Bapak
-
Andai Kita Bisa Kembali ke Masa Kecil: Pahitnya Jadi Dewasa di Lima Cerita
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage