Jelang bergulirnya kembali BRI Liga 1 musim 2023/2024 di pekan ke-24 nanti, salah satu tim kontestan, yakni Persija Jakarta tengah fokus menjalani sesi pemusatan latihan untuk meningkatkan kondisi fisik pemain. Disadur dari laman resmi klub Persija, tim berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut tengah fokus menjalani persiapan akhir jelang hadapi laga pekan ke-24 melawan Borneo FC Samarinda.
Melansir dari laman resmi Liga Indonesia Bar, Ilham Rio Fahmi dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Borneo FC Samarinda pada 6 Februari 2024 mendatang.
Laga ini tentunya cukup penting guna menaikkan posisi klub Persija Jakarta yang kini tengah berada di papan tengah klasemen sementara.
Jelang Laga Kontra Borneo FC, Pelatih Persija Puji Kondisi Fisik Pemain
Jelang hadapi Borneo FC Samarinda, pelatih Persija Jakarta, yakni Thomas Doll mengaku cukup senang dengan kondisi fisik serta kebugaran para pemainnya jelang laga tersebut.
Pelatih asal Jerman tersebut mengaku anak asuhnya kini sudah memiliki kondisi kebugaran dan motivasi psikis yang lebih baik dibandingkan saat pertama kali menggelar sesi latihan perdana beberapa minggu lalu.
“Sangat bagus. Mereka secara fisik sudah bagus, penuh motivasi, tapi yang paling penting saya senang melihat bagaimana mereka berlatih hingga fisik mereka terlihat siap. Saya senang ketika saya kembali ke Jakarta melihat laporan latihan di pekan pertama dari Pasquale (Rocco) dan Paul (Keenan). Semuanya terlihat bagus,” ujar Thomas Doll, dikutip dari laman resmi klub Persija Jakarta pada Minggu (28/01/2024).
Pelatih yang pernah menangani klub Jerman, Borussia Dortmund tersebut memang memberikan standar dan tolak ukur yang cukup tinggi bagi para pemainnya sesudah menjalani sesi libur dan latihan mandiri di rumah sejak akhir tahun 2023 lalu.
Dirinya juga tidak segan-segan memberikan denda kepada para pemain yang tidak menjaga kondisi kebugaran dan memiliki berat badan berlebih saat kembali ke camp pelatihan di Jakarta.
Lebih lanjut lagi, Thomas Doll juga berharap kondisi positif yang dialami oleh anak asuhnya saat ini juga berimbas pada performa tim yang tengah berjuang memaksimalkan laga sisa di liga musim ini dengan hasil yang positif pula.
“Seperti yang kita tahu Persija punya target dalam 11 laga yang tersisa ini. Dengan begitu kami harus melakukan persiapan dengan baik agar mendapat hasil positif,” imbuh Thomas Doll.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Artikel Terkait
-
Tiga Pekan Jalani TC, Dokter Tim Borneo FC Samarinda Ungkap Kondisi Pemain BRI Liga 1 Musim 2023/2024
-
BRI Liga 1: Penerapan Sistem VAR di Liga Masih Terkendala Kesiapan SDM
-
Profil Jurgen Klopp, Pelatih yang Sukses Benahi Kegagalan Thomas Doll di Dortmund dan Banjir Gelar di Liverpool
-
Manjakan Pecinta Sepak Bola Tanah Air, PT LIB Luncurkan Fans Corner dan Super App
-
Bawa Bahrain Hajar Yordania, Eks Persija Perkecil Harapan Timnas Indonesia ke 16 Besar Piala Asia 2023
Hobi
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
Terkini
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara
-
Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat
-
Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap
-
Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan