Pada lanjutan laga di pekan ke-24 BRI Liga 1 musim 2023/2024, Persebaya Surabaya harus puas saat menjamu tamunya, PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Menyadur dari laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), laga yang digelar Selasa (30/01/2024) kemarin tersebut berlangsung cukup ketat dan diwarnai jual-beli serangan dari kedua tim.
Persebaya Surabaya yang mengusung misi mengakhiri paceklik kemenangan tampil menekan sejak babak pertama.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster menurunkan trio penyerang Paulo Henrique, Bruno Moreira dan Robson Duarte guna menjadi ujung tombak di lini serang.
Namun, justru PSIS Semarang yang mampu unggul terlebih dahulu di babak pertama. Winger asal Jepang sekaligus mantan pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa mampu menjebol gawang Persebaya Surabaya yang dijaga oleh kiper Andhika Ramadhani di menit ke-20. Skor 0-1 untuk keunggulan PSIS Semarang.
Skuad “Bajol Ijo” yang tidak ingin malu di kandangnya sendiri langsung bereaksi dan kian gencar menggempur pertahanan PSIS Semarang. Usaha tersebut membuahkan hasil di menit ke-28.
Gelandang tengah Persebaya, Andre Oktaviansyah sukses melepaskan tendangan jarak jauh yang tidak mampu dihalau oleh kiper PSIS Semarang, Adi Satriyo dan mengubah skor menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, kedua tim menurunkan tempo penyerangan dikarenakan cuaca yang dilanda hujan cukup deras. Persebaya Surabaya beberapa kali mengancam lini pertahanan PSIS Semarang.
Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil karena rapatnya pertahan tim berjuluk “Laskar Mahesa Jenar” tersebut. Hingga laga usai, skor 1-1 tetap bertahan dan PSIS Semarang sukses mencuri 1 poin di markas Persebaya Surabaya.
Pelatih PSIS Semarang Cukup Puas Dengan Hasil Imbang
Sukses membawa pulang 1 poin di markas Persebaya Surabaya membuat pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius cukup puas dan mengapresiasi permainan anak asuhnya.
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut mengaku permainan anak asuhnya cukup baik di babak pertama dan mampu mengimbangi permainan tim tuan rumah.
“PSIS mampu tampil bagus, khususnya di 15 menit awal babak pertama. Babak kedua gantian Persebaya yang tampil bagus dengan counter attack yang berbahaya. P
SIS pada laga ini punya ball possession yang bagus, bisa control bola dan atur tempo. Pada babak kedua, pemain dan tim pelatih berdiskusi bagaimana kami bermain. Yang pasti hasil imbang ini cukup fair untuk kedua tim,” ujar Gilbert Agius.
Dengan hasil ini, PSIS Semarang masih berada di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan raihan 39 poin. Sementara itu, Persebaya Surabaya masih terjebak di posisi ke-13 dengan raihan 27 poin.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
Artikel Terkait
Hobi
-
Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
Terkini
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
Ulasan Aku Sebelum Aku: Tamparan Keras untuk Pola Asuh Orang Tua yang Egois