Usai membawa timnya SC Heerenveen menang atas tim raksasa Eredivisie liga Belanda, Ajax Amsterdam pekan lalu, calon pemain naturalisasi timnas Indonesia, yakni Thom Haye mendapatkan pujian dari beberapa pihak.
Pasalnya, pemain yang kini tengah menjalani proses naturalisasinya tersebut dianggap sebagai salah satu pemain yang cukup penting bagi skuad SC Heerenveen di musim ini.
Salah satu pihak yang memuji penampilan mengangumkan pemain berusai 28 tahun tersebut adalah media ternama asal Amerika Serikat, ESPN. Media yang bergerak dibidang penyiaran tersebut menyebut Thom Haye adalah pemain kunci yang cukup penting dalam lini tengah SC Heerenveen.
Bahkan, melansir dari laman ESPN, komentator liga Belanda untuk tayangan ESPN, Kees Kwakman memuji penampilan pemain jebolan akademi AZ Alkmaar tersebut.
“Penampilan lini tengahnya sungguh mengesankan. Duet Haye dan Olsson juga terbukti sebagai pasangan yang solid,” ujar Kees Kwakman dikutip pada Rabu (14/02/2024).
Di Eredivisie musim 2023/2024 ini, Thom Haye memang hampir tidak tergantikan di lini tengah skuad SC Heerenveen. Melansir dari lama transfermarkt, Thom Haye di musim ini sudah memainkan 19 laga dan mencetak 2 gol, serta 1 assist.
erforma tersebut tentunya menunjukkan dirinya merupakan salah satu bagian yang cukup penting bagi klub dan tentunya timnas Indonesia nantinya akan beruntung mendapatkan pemain yang juga pernah membela timnas Belanda U-21 tersebut.
Thom Haye Sempat Akan Dilepas Di Awal Musim 2023/2024
Uniknya, Thom Haye di musim 2023/2024 ini sempat akan dilepas oleh manajemen SC Heerenveen. Beberapa tim di liga Belanda seperti Feyeenoord Rotterdam, VVV-Venlo dan bahkan Ajax Amsterdam sempat meminati dirinya.
Selain itu, dirinya sempat pula dirumorkan didekati oleh klub liga Prancis, yakni Saint-Entiene untuk berlaga di Ligue 1 musim ini. Akan tetapi, ternyata dirinya tetap dipertahankan oleh manajemen SC Heerenveen karena dianggap sebagai aset yang cukup baik di masa depan.
“Seharusnya, Ferry de Haan (mantan direktur teknik Heerenveen) dapat memanfaatkan peluang untuk meraup keuntungan dengan melepasnya seharga tujuh juta euro. Thom Haye merasa kecewa karena transfer yang diantisipasinya tidak terjadi pada jendela transfer musim dingin. Meskipun demikian, ketika dia berada dalam kondisi prima, dia bisa menjadi salah satu pemain paling berkualitas di tim Heerenveen.” tulis laporan dari media ESPN.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Luke Vickery Sudah Komunikasi dengan PSSI, Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
3 Titik Lemah Vietnam yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia di Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Masih Terbuka meski Tak Mudah, Ini Syarat Timnas Indonesia Lolos Otomatis ke Piala Asia 2027
-
Dibully Habis Fans Bristol, Intip Statistik Buruk Elkan Baggott di Divisi Tiga Inggris
-
Publik Vietnam Gemetar Lihat Komposisi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Troussier Harus Peras Keringat
-
Ada 26 Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk TC di Dubai, Siapa Saja?
Hobi
-
Bikin Nostalgia! Sally dari Film Cars Kini Hadir lewat Porsche 911 Asli
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
Terkini
-
Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta
-
Novel Boulevard of Wedding Dreams: Cara Memaknai Cinta setelah Patah Hati
-
Novel Gionaya: Kisah Dua Saudara Tiri yang Terjebak Rasa Tak Biasa
-
HP Rasa Kamera Profesional! Vivo X300 Pro Hadir dengan Photographer Kit
-
Sarjana Pendidikan, tapi Tidak Mengajar: Mengapa Selalu Dipertanyakan?