Selama masa jeda kompetisi BRI Liga 1 musim ini karena pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2024, pelatih klub Persebaya Surabaya, Paul Munster fokus benahi kekurangan yang ada di dalam skuadnya.
Melansir dari laman resmi klub Persebaya, pria berkebangsaan Irlandia Utara tersebut mencoba memperbaiki kelemahan di lini depan klub berjuluk “Bajol Ijo” tersebut dengan melakukan sesi latihan ekstra.
Dalam 2 laga terakhir, Persebaya Surabaya hanya sukses melesatkan 2 gol, yakni satu gol saat melakoni laga tunda pekan ke-21 kontra PSIS Semarang, serta 1 gol lagi saat menjamu Bhayangkara Presisi FC di pekan ke-24 kemarin.
Kendati selalu mencetak gol, Paul Munster merasa ketajaman lini depan Persebaya masih kurang dalam momen penyelesaian akhir yang membuat peluang yang tercipta menjadi sia-sia.
Oleh karena itu, mantan pelatih Bhayangkara Presisi FC ini menambah porsi latihan tambahan untuk deretan penyerang Persebaya.
Sebut saja nama Bruno Moreira, Robson Duarte, Henrique, Wildan Ramdhani, Oktafianus Fernando, dan Chandra Waskito turut serta dalam sesi latihan khusus penyerang tersebut.
“Biasanya di akhir latihan para pemain sudah mulai lelah, saat itulah saya berikan sesi finishing. Tidak kepada semua pemain, hanya beberapa saja. Karena saat pemain lelah, pemain pasti semangat lagi jika diminta mencetak gol,” ujar Paul Munster dikutip dari laman resmi klub Persebaya Surabaya, Kamis (15/02/2024).
Paul Munster Tak Puas Hanya Torehkan 1 Gol Tiap Laga
Persebaya memang selalu konsisten mencetak gol. Bahkan, dalam 3 laga terakhirnya di BRI Liga 1, Persebaya selalu sukses meraih kemenangan kendati hanya membukukan 1 hasil kemenangan 2 hasil imbang.
Menurut Paul Munster, torehan 1 gol per laga tersebut sejatinya cukup kurang memuaskan karena Persebaya sejatinya bisa menambah jumlah golnya dan meraih hasil kemenangan di laga-laga tersebut.
“Bagi saya satu gol itu tidak cukup, saya suka menang dengan skor banyak, dan pemain sangat termotivasi melakukan itu,” ungkap Paul Munster.
Paul Munster sendiri berharap metode latihannya akan membuahkan hasil yang cukup positif saat Reva Adi Utama dkk melakoni laga di pekan ke-25 dan pekan-pekan berikutnya di musim ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
Artikel Terkait
-
3 Pertandingan Main di Bali, Firza Andika Pastikan Persija Pantang Loyo 'Terusir' dari Jakarta
-
Bojan Hodak Mulai Lirik Pemain Akademi ke Tim Senior Persib, Tak Ragu Cadangkan Penggawa Timnas Indonesia
-
Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra Enggan Remehkan Persikabo 1973
-
Unggah Momen Pemilu 2024, Ilija Spasojevi Kembali Sindir Shin Tae-yong?
-
Bernardo Tavares Ingatkan PSM Makassar: Bisa Lebih Mungkin Kita Kena Degradasi dari Liga 1
Hobi
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Ulasan Sang Alkemis: Kisah Inspiratif yang Sarat Pesan Kehidupan