Pada laga di pekan ke-25 BRI Liga 1 musim 2023/2024 nanti kontra Madura United, Persija Jakarta akan menjamu tamunya tersebut di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Hal ini dikarenakan kandang mereka, yakni Stadion Gelora Bung Karno, Senayan tidak dapat digunakan sementara waktu. Hal yang sama berlaku di kandang kedua mereka, yakni Stadion Patriot, Bekasi.
Hal ini menyebabkan Riko Simanjuntak dkk harus rela melakoni laga kandang di lokasi yang cukup jauh, yakni di pulau Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang notabene merupakan kandang dari klub Bali United. Namun, tentunya para pemain tim berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut tetap menargetkan kemenangan di laga kontra Madura United.
Hal yang sama diutaraka oleh bek kiri Persija Jakarta, Firza Andhika. Mantan pemain Persikabo 1973 ini berharap timnya mampu meraih hasil positif dalam laga kontra Madura United nanti kendati harus bermain jauh dari kandang dan dengan kemungkinan tanpa kehadiran suporternya.
“Pastinya saya akan menjalani laga kandang tersebut dengan semangat. Walaupun semua tahu situasinya akan sedikit berbeda karena kami akan bermain di Bali, yang kami kejar tetap sama, yaitu hasil positif. Saya yakin teman-teman satu tim punya pemikiran yang sama,” ujar Firza Andhika, dikutip dari laman resmi klub Persija Jakarta.
Riko Simanjuntak Komentari 2 laga Usiran Persija Jakarta
Persija Jakarta memang direncanakan menggelar 2 laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Laga pertama kontra Madura United pada 22 Februari 2024 dan kontra Dewa United pada 2 Maret 2024. Menanggapi hal tersebut, winger senior Persija Jakarta, Riko Simanjutkan memberikan komentar. Dirinya mengaku tidak mempermasalahkan lokasi laga tersebut dan akan fokus memenangkan setipa laganya.
“Dua laga kandang terdekat akan sedikit berbeda dari biasanya karena kami harus bermain di Bali. Meski begitu, kami tetap fokus untuk meraih hasil maksimal, tiga poin. Di mana pun kami bermain, kami semua akan berjuang sekuat tenaga untuk lambang Monas di dada dan Jakmania. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Riko Simanjuntak.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
Terkini
-
Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan
-
Bye Kemerahan dan Kulit Kering! 4 Serum Probiotic Kunci Skin Barrier Sehat
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona