Pada lanjutan laga di pekan ke-26 BRI Liga 1 musim 2023/2024, Borneo FC Samarinda akan menjamu tamunya, Bhayangkara Presisi FC di Stadion Batakan, Balikpapan. Melansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), laga yang dijadwalkan digelar pada Senin (26/02/2024) pekan ini dipastikan akan menjadi laga yang cukup menarik bagi kedua kesebelasan.
Borneo FC Samarinda yang pada pekan ke-25 kemarin sukses raih kemenangan 2-3 atas Persikabo 1973 tentunya ingin kembali raih kemenangan saat menghadapi juru kunci klasemen musim ini, yakni Bhayangkara Presisi FC. Di sisi lain, Bhayangkara FC juga tentunya akan menargetkan dapat meraih hasil 3 poin guna dapat segera keluar dari zona degradasi musim ini.
Borneo FC Andalkan Duet Felipe Cadenazzi dan Stefano Lilipaly di Lini Depan
Jelang laga hadapi Bhayangkara Presisi FC, duo penyerang Borneo FC Samarinda, yakni Stefano Lilipaly dan Felipe Cadenanzzi tentunya dipastikan akan menjadi tumpuan di lini depan tim berjuluk “Pesut Etam” tersebut. Kedua pemain tersebut memang di musim ini berperan cukup sentral di lini depan Borneo FC Samarinda bersama winger lincah, Terens Puhiri.
Pemain senior timnas Indonesia, Stefano Lilipaly tentunya diprediksi akan menjadi sosok penting dalam lini serang Borneo FC Samarinda mengingat kontribusinya di musim ini yang cukup gemilang. Pemain berusia 34 tahun kelahiran Belanda tersebut sudah mengoleksi 9 gol hingga pekan ke-25 kemarin. Hal yang tidak jauh berbeda juga diraih oleh Felipe Cadenazzi yang sudah mencetak 7 gol di musim ini.
Duet keduanya memang dianggap sebagai duet yang cukup subur di BRI Liga 1 musim ini. Belum lagi winger lincah, Terens Puhiri juga memiliki kontribusi yang cukup penting sejauh ini dengan telah memberikan kontribusi 3 gol dan 1 asisst di musim ini.
Hadapi Bhayangkara FC tentunya Borneo FC Samarinda tidak akan meremehkan tim penghuni dasar klasemen tersebut. Hal ini dikarenakan tim berjuluk “The Guardians” tersebut tentunya akan mencoba meraih 3 poin sebanyak mungkin dalam 9 laga sisa di musim ini guna keluar dari zona degradasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Artikel Terkait
-
Ada Kiper yang Cetak Sejarah, 3 Pemain Asing yang Punya Performa Gila di Pekan ke-25 BRI Liga 1
-
BRI Liga 1: Hadapi Arema FC, Pelatih Persija Harap Mampu Raih 3 Poin
-
Gelar Seleksi Timnas U-16 Gelombang III, Nova Arianto Sampaikan Hal Ini
-
Kursus Refer System PSSI Mendapat ResponS Positif dari Para Peserta
-
Tandang ke Markas Madura United, Aji Santoso Minta Persikabo 1973 Lebih Efektif Maksimalkan Peluang
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?