Setelah menunggu beberapa waktu, rasa penasaran publik pencinta sepak bola nasional terkait nama-nama pemain yang mendapatkan panggilan Timnas Indonesia akhirnya terjawab. Melansir laman pssi.org (7/3/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut memanggil 28 nama untuk laga menghadapi Vietnam nanti.
Uniknya, pada pemanggilan tersebut, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu menyertakan 11 pemain berdarah campuran alias pemain keturunan. Jumlah ini tentu melonjak cukup signifikan, mengingat pada gelaran putaran final Piala Asia 2023 lalu, coach STY hanya membawa 8 pemain half-blood ke dalam skuat.
Di lini pertahanan, coach Shin memanggil para pemain keturunan yang selama ini menjadi langganannya, yakni Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, serta Justin Hubner. Dua nama lainnya, yakni Nathan Thoe-A-On dan Jay Idzes menjadi dua nama tambahan yang semakin menyesaki sektor ini dengan para pemain berdarah campuran.
Beralih ke lini tengah, duet Marc Klok dan Ivar Jenner akan semakin disolidkan dengan kehadiran pemain keturunan anyar, Thom Haye. Dengan demikian, maka di sektor ini akan ada tiga nama yang berstatus sebagai pemain keturunan ataupun naturalisasi.
Sementara di lini serang, Pasukan Merah Putih kini dilengkapi dengan dua pemain bertipikal penyerang, yakni Ragnar Oratmangoen yang sudah eligible untuk berseragam Merah Putih, sekaligus memiliki kans besar untuk mendampingi Rafael Struick dalam membongkar pertahanan lawan.
Semoga saja dengan bergabungnya 11 pemain keturunan dan naturalisasi ini, Timnas Indonesia bisa memenangi dua laga melawan Vietnam nanti ya!
Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia untuk Laga Melawan Vietnam
- Nadeo Argawinata - Borneo FC
- Muhamad Riyandi - Persis Solo
- Adi Satryo - PSIS Semarang
- Nathan Tjoe-A-On - SC Heerenveen
- Elkan Baggott - Bristol Rovers
- Jordi Amat - Johor Darul Ta'zim
- Sandy Walsh - K.V. Mechelen
- Rizky Ridho - Persija Jakarta
- Edo Febriansah - Persib Bandung
- Asnawi Mangkualam - Port FC
- Wahyu Prasetyo - PSIS Semarang
- Yakob Sayuri - PSM Makassar
- Yance Sayuri - PSM Makassar
- Justin Hubner - Wolverhampton Wanderers
- Pratama Arhan - Suwon FC
- Thom Haye - SC Heerenveen
- Jay Idzes - Venezia FC
- Marselino Ferdinan - KMSK Deinze
- Ricky Kambuaya - Dewa United
- Marc Klok - Persib Bandung
- Ivar Jenner - Jong Utrecht
- Ragnar Oratmangoen - Fortuna Sittard
- Rafael Struick - ADO Den Haag
- Witan Sulaeman - Bhayangkara Presisi FC
- Egy Maulana - Dewa United
- Dimas Drajad - Persikabo
- Ramadhan Sananta - Persis Solo
- Hokky Caraka - PSS Sleman
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Antusias Jadi WNI, Maarten Paes Tegaskan Sudah Belajar Pancasila dan Indonesia Raya
-
Bertambah Satu Lagi, Kini Timnas Indonesia Miliki 4 Pemain Muda di Lini Pertahanan
-
BREAKING NEWS! Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam: Oratmangoen dan Thom Haye Masuk, Maarten Paes Absen
-
Kondisi Rumput GBK Sampai Telinga DPR, Pengelola Diminta Perbaiki Sebelum Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ditanya tentang Peluang Hadapi Timnas Indonesia, Ini Kata Pengamat Vietnam
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik