Salah satu pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri, yakni Pratama Arhan dikabarkan masih mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan tim barunya, Suwon FC di Liga Korea Selatan.
Menyadur akun instagram resmi klub Suwon FC (@suwonfc), pemain berusia 22 tahun tersebut tidak terlihat dalam susunan pemain baik di starting line-up maupun di bangku cadangan saat Suwon FC menghadapi Jeonbuk Motors pada Sabtu (09/03/2024) kemarin.
Kembali absennya pemain yang juga wakil kapten dari timnas Indonesia U-23 ini menjadi salah satu indikasi bahwa dirinya masih belum mampu beradaptasi dengan klub barunya tersebut.
Pratama Arhan hanya beberapa kali terlihat dalam sesi latihan tim dan juga bermain di internal game saat resmi direkrut oleh tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepakbola Korea Selatan atau K1 League tersebut sejak Januari 2024 kemarin.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, sebelumnya Pratama Arhan juga sangat minim menit bermain saat direkrut oleh tim asal Jepang, yakni Tokyo Verdy.
Selama 2 musim membela tim yang kini promosi ke J1 League tersebut, Pratama Arhan hanya main dalam 4 laga resmi klub dan lebih sering menghabiskan karirnya bermain melawan tim-tim Universitas atau sekolah sepak bola.
Permasalahan adaptasi juga kembali disinyalir membuat Pratama Arhan sulit mendapat jam terbang saat berkarir di Jepang.
Posisi Pratama Arhan Rawan Tergeser di Timnas Indonesia
Kesulitan Pratama Arhan mendapatkan posisi di klub barunya, Suwon FC, hal ini membuat beberapa pihak berspekulasi mengenai peluang dirinya tetap dipertahankan dalam starting line-up timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.
Hal tersebut dikarenakan dirinya kini memiliki pesaing-pesaing yang memiliki kualitas dan jam terbang di klub yang jauh lebih baik dibandingkan dirinya.
Timnas Indonesia tentu memiliki nama Shayne Pattynama yang kini menjadi andalan klub asal Belgia, yakni KAS Eupen.
Pemain keturunan asal Belanda tersebut memang sudah menjadi andalan di klubnya, bahkan sejak masih membela klub asal Norwegia, yakni FK Viking.
Selain itu, adapula nama pemain keturunan baru, yakni Nathan Tjoe-A-On yang juga memiliki jam bermain lebih banyak di klub dibandingkan Pratama Arhan.
Selain kedua nama tersebut, tentunya ada nama Edo Febriansyah yang sewaktu-waktu juga bisa merebut posisi dari Pratama Arhan.
Kendati bek kiri yang memiliki kemampuan tendangan bebas cukup baik ini hanya bermain di liga Indonesia bersama klub Persib Bandung, namun peluang dirinya untuk menggeser Pratama Arhan di pos bek kiri masih terbuka lebar.
Hal tersebut dikarenakan dia memang menjadi andalan dari pelatih Persib Bandug, yakni Bojan Hodak di lini bek kiri saat ini.
Baca Juga
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
Artikel Terkait
Hobi
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
Terkini
-
Bukan dengan Nirempati, Ini Cara Tepat Menerapkan Sikap 'Mindfulness'
-
365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist
-
Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?
-
Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Komedi yang Nggak Banyak Kata
-
Jangan Asal Larang! Ini 5 Langkah Ajarkan Aturan agar Anak Paham dan Disiplin