Pemain berdarah campuran Nathan Tjoe-A-On secara resmi akhirnya memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Menyadur laman Suara.com pada Selasa (12/3/2024), pemain SC Heerenveen berusia 22 tahun tersebut secara cepat mengambil sumpah dan janji setia kepada NKRI di Kemenkumham DKI Jakarta pada Senin (11/3/2024) malam.
Kehadiran mantan pemain Swansea U-21 ke tubuh Timnas Indonesia tersebut tentu membuat STY memiliki lebih banyak stok di sisi kiri pertahanan timnya.
Akan tetapi, dengan kedatangan Nathan Tjoe pula, para pemain lain di sektor ini harus bekerja semakin keras untuk bisa membuktikan kelayakan mereka tetap berseragam Garuda.
Sekadar informasi, di sektor kiri pertahanan Timnas yang ditempati oleh Nathan Tjoe, saat ini coach Shin memiliki dua pemain andalan lainnya, yakni Pratam Arhan dan Edo Febriansyah.
Statistik laman trasnfermarkt mencatat, sejauh ini Pratama Arhan masih menjadi pilihan utama bagi coach Shin, sementara Edo Febriansyah masih kerap menjadi penopang dan pengganti ketika mantan pemain PSIS Semarang tersebut berhalangan.
Namun, dengan kehadiran Nathan, konstelasi persaingan bisa saja berubah. Terlebih, di satu sisi, Pratama Arhan saat ini tengah mengalami fase penurunan performa akibat tak kunjung juga mendapatkan kepercayaan dari klub barunya, Suwon FC.
Pasca bergabung dengan klub Liga Korea Selatan tersebut pada bulan Januari 2024 lalu, Arhan sama sekali belum mendapatkan menit bermain resmi di Suwon.
Meskipun masih terlalu dini untuk menilai karena K-1 League sendiri baru bergulir dua pekan, namun belum bisa tembusnya Arhan ke skuat utama Suwon tentunya menimbulkan sebuah kekhawatiran tersendiri.
Sejauh ini, Arhan mendapatkan privilege dengan tetap mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia meskipun mendapatkan menit bermain yang minim di klub karena gaya main yang disukai oleh STY.
Namun, jika hal itu terus saja terjadi maka bisa saja lambat laun namanya akan tergantikan di pemanggilan-pemanggilan mendatang.
Terlebih lagi, sebelum masuknya Nathan Tjoe, sudah ada Shayne Pattynama yang cukup memiliki kualitas. Sehingga, jika Arhan tak lekas meningkatkan kualitasnya dan menunjukkan kelasnya bersama Suwon FC dengan indikator bermain secara reguler, maka akan sangat mungkin satu slot di Timnas yang selama ini menjadi miliknya akan melayang.
Bahkan, posisi Arhan di Timnas Indonesia benar-benar akan hilang jika dirinya tak upgrade skill karena belakangan santer beredar jika STY juga tengah memantau performa Calvin Veerdonk, yang juga memiliki posisi sebagai bek kiri, sepertimana Arhan, Nathan Tjoe, maupun Shayne Pattynama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Bakal Main di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Fanatik Timnas Indonesia, Ancaman Demam Panggung Hantui Bek Tangguh Vietnam
-
Gibran Rakabuming Raka Tanggapi Nathan Tjoe-A-On yang Resmi WNI
-
Shin Tae-yong Full Senyum! Erick Thohir Ungkap Peluang Nathan Tjoe-A-On Bela Timnas Indonesia
-
Perbandingan Harga Pasar Nathan Tjoe-A-On dan Pratama Arhan, Berebut Posisi Bek Kiri Timnas Indonesia
-
PSSI Bongkar Alasan Sumpah WNI Nathan Tjoe-A-On Terkesan Diulur-ulur
Hobi
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les