Timnas Vietnam akan menjalani laga tandang melawan Pasukan Merah Putih di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (21/3/2024). Bertanding di stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tentu bukanlah sebuah hal yang mudah bagi tim manapun.
Menghadapi Indonesia di depan puluhan ribu pendukung fanatiknya, tak akan membuat siapapun dengan mudah akan meraih poin, termasuk Timnas Vietnam. Dan hal itulah yang disadari oleh salah satu media ternama Vietnam, thethaovanhoa.vn.
Dalam sebuah artikel unggahannya, pada Rabu (20/3/2024), thethaovanhoa menyatakan bahwa pelatih Timnas Vietnam saat ini, Philippe Troussier akan lebih baik untuk "bermain aman" di laga pertama ini.
Pasalnya, dalam pandangan thethaovanhoa, jika pelatih berkebangsaan Prancis tersebut memaksakan untuk bermain menyerang ketika bermain di kandang Pasukan Merah Putih, maka hal tersebut justru akan menjadi makanan empuk bagi kubu tuan rumah.
Terlebih lagi, dalam laga tandang kali ini, Timnas Vietnam juga harus memaksimalkan pemain-pemain yang ada, pasca cederanya para pemain andalan yang sebelumnya telah diplot untuk menjadi kekuatan utama di dua laga melawan anak asuh Shin Tae-yong tersebut.
Bahkan tak tanggung-tanggung, dalam ulasannya tersebut, thethaovanhoa sampai meminta mantan pelatih Timnas Qatar dan Timnas Olimpiade Jepang itu untuk bermain bertahan. Sebuah skema yang sejatinya tak pernah dimainkan oleh Vietnam dalam beberapa tahun terakhir, mengingat hegemoni mereka ketika bersua dengan Timnas Indonesia baik di laga kandang maupun di laga tandang.
Jikapun nantinya harus bermain defensif saat bersua dengan Timnas Indonesia, hal tersebut bukanlah sebuah hal yang memalukan bagi Timnas Vietnam. Pasalnya, dalam pandangan thethaovanhoa, Timnas Indonesia saat ini sangat berbeda jauh dengan Timnas Indonesia yang selama ini kerap menjadi bulan-bulanan Pasukan Nguyen beberapa tahun yang lalu.
"Timnas Indonesia saat ini tidaklah sama dengan mereka beberapa tahun yang lalu. Mereka bermain lebih proaktif melawan Vietnam dengan pergerakan bola yang lebih cepat dan melebar daripada bermain keras untuk memecah kebuntuan. Bermain melawan Indonesia saat ini seperti bermain melawan versi lain dari Timnas Thailand," tulis Thethaovanhoa.
Lantas, apakah kira-kira saran dari media Vietnam ini akan diikuti oleh pelatih Troussier? Kita tunggu bersama di pertandingan nanti!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Jelang Pertarungan, Media Vietnam Kembali Sentil Kualitas Rumput Gelora Bung Karno
-
Kritisi Kondisi Gelora Bung Karno, Media Vietnam Berikan Informasi yang Salah?
-
Kini Doan van Hau yang Sindir para Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Perjalanan Karier Sheila Purnama, Presenter yang Bantah Pernah Selingkuh dengan Kurnia Meiga
Hobi
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan