Menjelang pertarungan antara Timnas Indonesia melawan Vietnam, kedua pihak kembali dipertemukan dalam preliminary pers conference. Pada konferensi pers yang dilaksanakan pada Senin (25/3/2024) tersebut, kedua kesebelasan mengindikasikan akan bermain maksimal demi bisa mencapai kemenangan.
Menyadur laman thethaovanhoa.vn, meskipun harus bermain tandang di kandang Pasukan Naga Emas, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyatakan bahwa pihaknya menargetkan kemenangan di laga ini. Memang, menurut pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut sangat berat untuk bisa memenangi laga di kandang Vietnam, namun pihaknya merasa yakin akan mampu meraih hasil maksimal dan mencoret catatan minor yang menggelayuti Timnas Indonesia dalam 20 tahun belakangan ini.
"Kami telah mempersiapkan semuanya untuk bisa tampil baik di leg kedua. Tentu saja, ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi, kami ingin menang di kandang Timnas Vietnam," ujar coach STY melansir laman thethaovanhoa.vn pada Senin (25/3/2024).
"Catatan statistik adalah hal yang ingin dirubah. Pertandingan ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengakhiri 20 tahun catatan tak pernah menang melawan Timnas Vietnam di Stadion My Dinh," imbuh mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.
Dan memang benar apa yang disampaikan oleh coach Shin Tae-yong pada konferensi pers tersebut. Pasalnya, dalam 20 tahun terakhir, Timnas Indonesia memang tak pernah mencatatkan kemenangan ketika harus bertanding di kandang Vietnam.
Berkaca dari data pertemuan kedua kesebelasan di laman 11v11.com, kemenangan terakhir Timnas Indonesia atas Vietnam di kandang lawan terjadi pada 11 Desembr 2004 lalu ketika keduanya bertemu di fase grup Piala Tiger (sekarang Piala AFF) edisi 2004.
Pada pertandingan yang berlangsung di My Dinh Stadium tersebut, Pasukan Merah Putih berhasil unggul 3-0 melalui gol yang disumbangkan oleh Mohammad Mauly Lessy, Boaz Solossa, dan penyerang mematikan kala itu, Ilham Jayakesuma.
Setelah itu, Timnas Indonesia tak pernah lagi merasakan kemenangan atas Vietnam di kandang lawan, dan justru lebih sering menjadi bulan-bulanan ketika berjumpa dengan tim dari Negeri Paman Ho tersebut.
Jadi, kita nantikan bersama sembari berharap, semoga saja Timnas Indonesia bisa mencoret catatan minor tak pernah menang di kandang lawan dalam tempo 20 tahun belakangan ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
Artikel Terkait
Hobi
-
Benamkan Kanada, Maroko Buka Peluang Menuju Final Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
Terkini
-
Review Petaka Gunung Welirang: Horor Pendakian Masih Menarik atau Sekadar Formula Usang?
-
Di Balik Pesona Jaguar Meksiko: Mengapa Maskot Piala Dunia 2026 Membawa Pesan Konservasi?
-
Film Anime Orisinal ghost Garapan MADHOUSE Ungkap Judul Resmi, Tayang 2027
-
Saat Gelar Tak Lagi Jadi Tiket Masuk: Realita Pahit Dunia Kerja Bagi Lulusan Baru
-
Ironi Kelas Pekerja Indonesia: Hidup Mode Survival Meski Kerja Full Time