Skuat Garuda alias Timnas Indonesia bakal melakoni pertarungan berat di kandang Vietnam pada Selasa (26/3/2024). Melakoni lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran kedua, Witan Sulaeman kali ini harus berperan sebagai tim tamu setelah lima hari sebelumnya berstatus sebagai tuan rumah.
Meski demikian, pada pertandingan kali ini, kans Timnas Indonesia untuk meraup poin sempurna terbuka sangat lebar. Setidaknya, ada tiga alasan mengapa Pasukan Merah Putih diprediksi akan memenangi laga kedua di kandang sang lawan kali ini.
Apa sajakah alasannya? Mari kita bahas!
1. Timnas Vietnam Berpotensi Sepi Pendukung
Alasan pertama mengapa Timnas Indonesia berpotensi meraih poin sempurna adalah karena laga yang akan digelar di My Dinh Stadium tersebut bisa jadi akan sepi penonton. Menyadur laman Suara.com pada Selasa (26/3/2024), penjualan tiket untuk laga antara Timnas Indonesia melawan Vietnam tidaklah selaku pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Bahkan menyadur beberapa sumber, tiket pertandingan kali ini sampai dijual murah dan diobral demi menarik animo para suporter tuan rumah untuk memberikan dukungan.
2. Krisis Kepercayaan Terhadap Kubu Tuan Rumah
Alasan kedua yang membuat Indonesia berpotensi meraih poin penuh di laga kali ini adalah karena saat ini, Pasukan Naga Emas tengah mengalami krisis kepercayaan. Hal ini tak lepas dari hasil minor yang didapatkan oleh Vietnam, di mana mereka meraih hasil yang kurang baik pasca terjadinya perpindahan kursi kepelatihan dari Park Hang-seo kepada Philippe Troussier.
Hal ini semakin diperparah dengan dua pertarungan terakhir kontra Indonesia, di mana mereka harus uda kali takluk dan membuat para fans semakin tak yakin dengan permainan Timnas mereka.
3. Beban Berat Pelatih Troussier
Karena tak kunjung memberikan prestasi saat menangani Timnas Vietnam, pelatih Philippe Troussier kini mendapatkan tekanan besar dari para pencinta sepak bola Vietnam. Bahkan, menyadur laman Suara.com pada Rabu (21/3/2024), pelatih berkebangsaan Prancis tersebut sempat curhat karena keberadaannya kini tak dikehendaki oleh sebagian besar rakyat Vietnam.
"Saya pikir ada banyak orang, mungkin 80 persen fans Vietnam yang mengharapkan Vietnam kalah dan berpikir kapan VFF memecat saya. Banyak orang menantikan hari di mana saya diganti pelatih lain," kata Troussier.
Dengan beban berat yang dimilikinya, setidaknya Troussier sedikit banyak akan terganggu kinerjanya, sehingga sangat mungkin fokusnya dalam mempersiapkan tim untuk melawan Indonesia tak akan maksimal.
Jika bisa memaksimalkan faktor-faktor negatif yang kini melanda Timnas Vietnam, akan sangat mungkin Pasukan Merah Putih akan kembali meraih tiga poin di laga melawan Vietnam kali ini.
Dan tentunya kita berharap, tiga faktor tersebut akan mengganggu kesiapan Timnas Vietnam dalam menghadapi Indonesia di pertandingan malam ini.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Media Inggris Prediksi Timnas Indonesia Tumbang di Kandang Vietnam, Peluang Menang Dinilai Tipis
-
4 Pertandingan Terakhir Tak Pernah Cetak Gol Murni dari Open Play, Timnas Indonesia Makin Bergaya Stoke City?
-
Rekor Pertandingan Timnas Indonesia di My Dinh Stadium Vietnam
-
Seleksi Pemain Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri: Kami Tak Mau Buru-buru
-
Kantongi Keunggulan Lawan, Thom Haye Siap 'Ayam-ayamin' Vietnam
Hobi
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan