Salah satu pemain diaspora timnas Indonesia U-20, yakni Dillan Yabran Rinaldi mengaku cukup senang dan antusias bisa mengikuti masa pemusatan latihan sekaligus seleksi pemain tahap III timnas Indonesia U-20. Melansir dari kanal berita ANTARA (antaranews.com), pemain yang kini tengah berkarir di tim junior klub asal Jerman, SV Bergisch Cladbach 09 tersebut mengaku cukup antusias saat mendapatkan banyak ilmu selama masa pemusatan latihan.
Selama masa pemusatan latihan tersebut, dirinya dipasangkan di beberapa posisi yang menurutnya cukup baru baginya. Namun, bagi pemain yang biasa beroperasi di sektor sayap tersebut, hal ini bukanlah sebuah masalah, akan tetapi justru mampu meningkatkan performanya guna menjadi penunjang karir baginya kedepan.
“Saya biasa bermain sebagai pemain sayap, tapi sekarang saya bermain di posisi nomor delapan atau nomor 10 maka saya juga mengembangkan diri. Dan sebagai pemain saya juga berkembang di pemusatan latihan ini,” ujar Dillan Yabran Rinaldi.
Dalam pemusatan latihan timnas U-20 tahap III kali ini, Indra Sjafri memang memanggil sekitar 5 pemain diaspora yang tengah menimba ilmu dan berkarir di luar negeri. Beberapa pemain tersebut adalah Marselinus Ama Ola (UD Logrones), Eros Dermawan (UD Logrones), Welber Jardim (Sao Paolo FC), Chow Damanik (Lausanne Sport), dan Dillan Yabran Rinaldi (SV Bergisch Cladbach 09).
Bahkan, dalam pemusatan latihan tahap IV yang direncanakan digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri nanti, Indra Sjafri juga kembali berencana memanggil lebih banyak lagi pemain diaspora untuk mengikuti proses seleksi sebelum berlaga di ajang AFF Cup U-19 2024 sebagai ajang percobaan skuad U-20 nantinya.
Dillan Yabran Mengaku Mendapatkan Banyak Teman Baru Selama Pemusatan Latihan
Selama menjalani masa pemusatan latihan timnas U-20, selain memperoleh banyak pengalaman, Dillan Yabran Rinaldi juga mengaku mendapatkan banyak teman baru selama 3 pekan berada di camp pemusatan latihan di Jakarta.
“Di sini (yang dekat) banyak. Kan juga ada orang-orang dari Aceh, saya dari Aceh, Syawal Rahmat, dan banyak. Ferre (Murari), (Muhammad) Rizal, Fandi (Bagus Pamungkas),” ujar pemain berdarah Aceh tersebut.
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact