Sebuah kabar positif didapatkan oleh penggawa Timnas Indonesia, Rafael Struick. Di tengah persiapannya mengikuti pemusatan latihan guna mengarungi ketatnya persaingan di Piala Asia U-23 nanti, tersiar kabar bahwa klubnya, ADO Den Haag telah memberikan perpanjangan kontrak untuk sang pemain.
Menyadur laman Suara.com pada Kamis (4/3/2024), ADO Den Haag memberikan perpanjangan kontrak kepada Struick dengan durasi satu tahun. Dengan demikian, jika mengacu pada laman transfermarkt.com di mana kontrak lama Struick akan berakhir pada 30 juni 2024, maka sang pemain masih akan tetap bersama klub kasta kedua Liga Belanda tersebut setidaknya hingga tahun 2025 mendatang.
Keputusan ADO Den Haag dalam memberikan perpanjangan kontrak kepada Struick terntu sedikit banyak menimbulkan pertanyaan. Pasalnya, selama membela ADO Den Haag, pemain berusia 21 tahun itu sangat minim penampilan dan menit bermain.
Berdasarkan data transfermarkt.com, dalam satu musim belakangan ini, Struick tercatat hanya 10 kali mencatatkan penampilan bersana klubnya. Rinciannya adalah, dirinya bermain 3 kali di Keuken Kampioen, 1 kali di KNVB Beker, dan 6 sisanya bermain untuk ADO kelompok umur.
Meskipun belum mendapatkan kepercayaan yang penuh dari ADO, namun jika melihat usia dan potensi yang dimiliki Rafael Struick sejatinya masih memiliki kans besar untuk terus bertumbuh dan berkembang.
Maka tak mengherankan jika pada akhirnya ADO Den Haag memberikannya ekstensi perpanjangan kontrak dengan durasi satu tahun mendatang, dengan tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana perkembangan sang pemain ini.
Jika dihitung dengan durasi kontrak yang diberikan, maka nantinya Struick akan mengakhiri kebersamaannya dengan ADO Den Haag di usia 22 tahun. Biasanya, seorang pemain sepak bola profesional sudah mulai terlihat potensi terbesarnya di usia-usia ini, sehingga akan sangat mungkin klub asal Den Haag tersebut akan kembali memutuskan masa depan sang pemain akan dipertahankan ataukah dilepas pada musim mendatang.
Jadi kesimpulannya adalah, ADO Den Haag untuk saat ini masih dalam tahap memantau perkembangan dan potensi dari seorang Rafael Struick, sebelum pada akhirnya memutuskan akan mengikat sang pemain untuk jangka panjang ataukah justru melepasnya karena dinilai tak berkembang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
Artikel Terkait
-
Tutup Pemusatan Latihan Tahap III Timnas Indonesia U-20, Ini Kata Indra Sjafri
-
Resmi Salip Malaysia, Kapan Terakhir Kali Peringkat FIFA Indonesia Lebih Baik dari Tim Jiran?
-
Optimisme Tinggi Selimuti Skuad Garuda, Sebuah Situasi yang Tak Pernah Ada di Masa Lalu
-
Bek Kanan Timnas Indonesia U-23 Optimis Skuad Garuda Bisa Capai Target di Piala Asia
-
Timnas Indonesia Naik 8 Peringkat dalam Rangking FIFA, Erick Thohir Berharap Bisa Lebih Baik Lagi
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?
Terkini
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Ada Jakarta! T.O.P Rilis Jadwal Tur Fan Meeting Asia, T.O.P PRE-STUDIO 2026
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?