Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika media Vietnam selalu saja memuat tulisan-tulisan yang kontroversial dan ofensif. Tak hanya menyerang Timnas Indonesia, pesaing-pesaing Timnas Vietnam pun tak luput dari pembahasan "panas" yang dilakukan oleh media dari Negeri Paman Ho tersebut.
Terbaru, Soha.vn (9/4/2024) mengunggah sebuah artikel yang tampak sekali memberikan analisis tendensius terkait kekuatan Timnas Malaysia. Sekadar informasi, menyadur laman AFC, Timnas Malaysia merupakan salah satu lawan yang akan dihadapi oleh Vietnam U-23 di grup D, selain Uzbekistan dan Kuwait.
BACA JUGA: Meski Tekuk UEA, Shin Tae-yong Masih Soroti Kelemahan Skuad Garuda Muda
Pada artikel berjudul "Holding great ambitions, will the Southeast Asian team be disillusioned by U23 Vietnam? (Punya ambisi besar, akankah tim Asia Tenggara dikecewakan oleh Vietnam U-23?" Soha.vn menuliskan pendapat yang terkesan merendahkan kekuatan Pasukan Harimau Muda tersbeut.
Menyadur laman yang sama, tulisan Soha yang meremehkan kekuatan Timnas Malaysia U-23 tersebut tak lepas dari kedigdayaan Vietnam saat bersua dengan mereka di gelaran Piala Asia U-23 dua tahun lalu. Saat itu, Vietnam dan Malaysia berada di grup yang sama, dan Pasukan Naga Emas berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor dua gol tanpa balas.
Tak hanya itu, Soha juga menganalisis bahwa hingga saat ini, Tmnas Malaysia belum memiliki progres yang positif. Termasuk di dalamnya, mereka kandas dalam dua kali laga uji coba melawan China U-23 dan Qatar U-23 beberapa waktu lalu.
Maka tak mengherankan jika dalam salah satu bahasannya, Soha menuliskan sebuah kalimat yang benar-benar merendahkan kekuatan Malaysia, bahkan jika dibandingkan dengan dua kontestan lain di grup.
BACA JUGA: 15 Ucapan Selamat Lebaran Anti Mainstream, Siap Kirim ke Grup!
"Dari tiga lawan tersebut (Uzbekistan, Kuwait dan Malaysia), sangat mungkin Malaysia tetaplah lawan paling ringan bagi Timnas Vietnam U-23," tulis Soha.vn dalam artikelnya tersebut.
Selanjutnya, Soha juga menuliskan bahwa statistik pertemuan antara kedua kesebelasan masih berada di pihak mereka, sehingga sangat pantas jika laga nanti juga bakal menjadi milik Vietnam.
"Terdapat statistik yang akan membantu pelatih Hoang Anh Tuan dan anak asuhnya merasa lebih percaya diri sebelum menghadapi Harimau Malaya. Sejauh ini, kedua kesebelasan telah bertemu satu sama lain sebanyak 12 kali, di mana Vietnam mendominasi dengan 8 kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Malaysia hanya memenangi 3 laga di antaranya," terang Soha.
Lantas, apakah hal ini akan membuat Malaysia terpacu untuk menjungkirbalikkan semua yang ditulis oleh Soha? Tentu saja kita harus menunggu hingga keduanya bertarung pada 20 April 2024 mendatang.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam