Satu slot tiket babak 8 besar yang tersisa pasca kemeangan Timnas Indonesia melawan Yordania, akhirnya menjadi milik Tim Singa Muda Mesopotamia, Irak U-23. Melansir laman AFC, Irak U-23 akhirnya berhak menjadi tim terakhir yang lolos ke perempat final gelaran setelah berhasil memenangi laga melawan Arab Saudi U-23.
Pada pertandingan yang berlangsung di Khalifa International Stadium pada Senin (22/4/2024), Irak U-23 yang wajib meraih 3 poin, berhasil menumbangkan The Young Green Falcon dengan skor tipis 2-1. Berdasarkan informasi dari laman the-afc.com, dua gol kemenangan Irak diciptakan oleh Ali Jasim pada menit ke-45+1, dan Mustafa Saadoun pada menit ke-63. Sementara satu gol dari Arab Saudi dicetak oleh Ahmed Al-Ghamdi ketika pertandingan memasuki menit ke-45+10.
Jika dilihat-lihat, kesuksesan Irak dalam meraih satu tiket ke babak delapan besar gelaran ini memiliki banyak kemiripan dengan perjalanan Timnas Indonesia U-23. Bagaimana tidak, baik Indonesia maupun Irak, harus sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka lalu, dengan skor yang identik pula.
Ketika Indonesia harus tersungkur karena ulah Qatar U-23 dengan skor 0-2, Irak pun demikian. Melawan Thailand di laga pembuka, Irak juga terkapar dari Pasukan Gajah Perang Muda dengan skor 0-2 melalui gol Waris dan Teerasak.
Baik Indonesia maupun Irak pada akhirnya mulai bangkit pada match day kedua gelaran. Indonesia yang dituntut untuk menang melawan Australia, berhasil mengamankan 3 poin buah dari gol tunggal Komang Teguh Trisnanda.
Sementara Irak yang berhadapan dengan tim Asia Tengah, Tajikistan, berhasil membungkam sang lawan dengan skor telak 4-2 melalui gol dari Muntader Mohammed, Ali Jasim, Hassan Khalid dan Karrar Saad.
Match day ketiga yang menjadi penentuan kelolosan, membuat Indonesia maupun Irak harus berani mematok hasil untuk meraih poin. Indonesia yang berhadapan dengan Yordania, berhasil memenangi laga dengan skor telak 4-1 atas sang lawan, sementara Irak yang berhadapan dengan tim kuat Arab Saudi, berhasil menang dengan skor 2-1.
Sama-sama menelan kekalahan di laga awal, namun Irak dan Indonesia sama-sama mampu bangkit di dua laga selanjutnya. Dan kini, keduanya menjadi dua tim yang melenggang ke fase 8 besar gelaran, serta masih memiliki kans untuk bisa melaju ke babak berikutnya.
Selamat untuk Timnas Irak U-23!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Dapat Pekerjaan Baru, Patrick Kluivert Bakal Bikin Timnas Suriname Melesat Tajam! Tapi ke Mana?
-
Elkan Baggott Nyatakan Siap Comeback, Justin Hubner Harus Siap Jadi Tumbal The Big Elk!
Artikel Terkait
-
Ngarep Timnas Indonesia vs Korsel di Partai Puncak Piala Asia U-23, STY Sesalkan 'Final Kepagian' Terjadi
-
SC Heerenveen Soroti 'Oleh-oleh' Nathan Tjoe pasca Bela Timnas Indonesia U-23, Ada Peran STY
-
Digandrungi Banyak Fans Cewek, Rafael Struick Dapat Julukan Baru dari Ivar Jenner
-
SC Heerenveen Ulas Perjalanan Nathan Tjoe Bersama Timnas Indonesia U-23, Kasih Pujian Tinggi
-
Media Vietnam Sinis, Anggap Timnas Indonesia U-23 Lolos Grup Piala Asia U-23 2024 Karena Lawannya Tidak Kuat
Hobi
-
FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
Terkini
-
Jung Woo dan Krystal Jung Bintangi Film Jjanggu, Tayang 22 April
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Memaksimalkan Potensi di Tengah Keterbatasan, Belajar dari Novel Rasa
-
Review The Defects: Ketika Anak Bisa 'Diretur' seperti Barang Rusak
-
Menjaga Kebiasaan Baik Pasca-Ramadan dan Lebaran: Tantangan Konsistensi